Sebulan Sebelum Melapor, Sudirman Baru Dapat Bukti Rekaman

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 02 Dec 2015 14:31 WIB
pencatut nama presiden
Sebulan Sebelum Melapor, Sudirman Baru Dapat Bukti Rekaman
Menteri ESDM Sudirman Said----MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengaku dirinya baru mendapatkan bukti rekaman percakapan yang berisi pencatutan nama presiden dan wakil presiden yang diduga dilakukan Setya Novanto sebulan sebelum melapor. Rekaman didapatkan langsung dari Direktur Utama PT Freeport Indonesia.

"Sebulan sebelum melapor. Sekitar Oktober 2015," kata Sudirman dalam sidang kasus dugaan pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto di Ruang Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan, Kompleks Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2015).

Menurut Sudirman, rekaman diserahkan langsung Maroef ke ruang kerja di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Dia pun mengungkap cerita bagaimana awal mula mendapatkan rekaman tersebut.

Awalnya, kata Sudirman, dirinya meminta kepada Maroef memperbaharui perkembangan terkini berkaitan dengan sektor energi. Saat bertanya soal hal mendasar, Sudirman mengaku, dirinya diberi tahu Maroef ada pencatutan nama tersebut. Sudirman kemudian menanyakan apakah Maroef punya bukti.

"Maroef mengaku punya rekaman. Hal itu dipersiapkan lantaran setelah pertemuan kedua, dia perlu proteksi," sebut Sudirman.  

Saat itu, kata Sudirman, dirinya belum mendapatkan rekaman yang dimaksud. Kemudian setelah mendapat respon publik dan dukungan dari kalangan politikus, dirinya berani melapor.  

"Ketika banyak orang bicara kalau tidak dibuka akan menjurus fitnah, jadi saya ambil laporan dan kumpulkan dan minta maroef serahkan," jelas Sudirman.

Sudirman diketahui melaporkan Setya Novanto ke Mahkamah pada Senin 16 November 2015. Seusai melapor, Sudirman mengakui sang politikus itu tak lain tak bukan Ketua DPR Setya Novanto.
 


(TII)