Gubernur Banten Cermati Keputusan Terkait Bank Banten

Batur Parisi    •    Rabu, 02 Dec 2015 15:00 WIB
ott
Gubernur Banten Cermati Keputusan Terkait Bank Banten
Foto: Gubernur Banten Rano Karno/Ant_Asep Fathulrahman

Metrotvnews.com, Serang: Gubernur Banten Rano Karno mengaku kecewa dengan kasus suap yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Banten terkait pembentukan Bank Banten. Rano mendesak seluruh pihak terkait bertanggung jawab atas perbuatannya.

"Siapa yang bersalah tentu harus bertanggung jawab," kata Rano Karno, di Kantor Gubernur Banten, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jalan Syech Nawawi Al-Bantani Nomor 1, Serang, Banten, Rabu (2/12/2015).

Rano mengaku tengah mencermati dan berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait pembentukan dan pembahasan Banten Global Development selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Banten. "Saya akan terus mencermati perkembangan yang ada. Secepatnya mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu terkait BGD," ujar dia.

Komisi Pemberantasan Korupsi menyegel kantor PT Banten Global Development di Ruko Sembilan, Kemang, Kelurahan Panancangan, Kota Serang, Banten, pukul 3 dini hari, Rabu 2 Desember. Selain menyegel, penyidik KPK juga membawa sejumlah dokumen dari Kantor BGD.

Penyegelan Kantor BGD, itu dilakukan usai KPK menangkap tangan dua anggota legislatif Banten dan salah satu direksi perusahaan investasi pada pukul 12.42 WIB, Selasa, 1 Desember 2015, di sebuah restoran di Serpong, Tangerang.

Mereka yang ditangkap adalah anggota DPRD Banten berinisial SMH dan TST, serta Direktur PT BGD berinisial RT. Ketiganya ditangkap ketika bertransaksi suap. "Serah terima uang dalam bentuk dolar dan rupiah," kata Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Johan Budi.

Ketiganya diamankan bersama para sopir ke Gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Tak lama berselang, dua staf RT diamankan dari kantornya pada pukul 15.30 WIB. Keduanya juga dibawa ke Gedung KPK.

Kuat dugaan, pemberian uang kepada DPRD Banten itu terkait pembentukan dan pembahasan Banten Global Development selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Banten. BUMD ini akan mengakusisi bank lain guna membuat Bank Pembangunan Daerah (BPD) Banten. Akuisisi ini masuk dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banten.

 


(TTD)

Ingin Jenguk Setnov di RSCM Harus Izin ke KPK

Ingin Jenguk Setnov di RSCM Harus Izin ke KPK

1 hour Ago

Ketua DPR Setya Novanto masih menjalani perawatan intensif di RSCM, Jakarta Pusat. Hingga kini,…

BERITA LAINNYA