Pakistan Eksekusi Empat Militan Pelaku Pembantaian Murid Sekolah

Willy Haryono    •    Rabu, 02 Dec 2015 15:05 WIB
taliban serang sekolah
Pakistan Eksekusi Empat Militan Pelaku Pembantaian Murid Sekolah
Prajurit bersiaga di depan sebuah sekolah di Peshawar, Pakistan, 12 Januari 2015, setelah terjadinya penyerangan brutal oleh Taliban. (Foto: AFP/A Majeed)

Metrotvnews.com, Peshawar: Pakistan mengeksekusi mati empat militan terkait peristiwa pembantaian di sebuah sekolah di kota Peshawar tahun lalu, yang menewaskan lebih dari 150 orang.

Korban selamat pembantaian, yang sebagian besar adalah siswa usia sekolah, mengaku "senang" mendengar berita eksekusi. Salah satu orangtua korban menyarankan eksekusi dengan cara digantung seharusnya dilakukan di muka publik, bukan di balik jeruji penjara. 

"Empat militan yang terlibat penyerangan di sekolah APS digantung pagi ini di penjara Kohat," kata seorang petugas keamanan di Peshawar kepada AFP, Rabu (2/12/2015).

Seorang polisi di Kohat menyebutkan nama keempat militan itu sebagai Maulvi Abdus Salam, Hazrat Ali, Mujeebur Rehman dan Sabeel alias Yahya. 

Sebelum dieksekusi mati, keempat militan diizinkan bertemu dengan anggota keluarga masing-masing. 

Pembantaian di sekolah APS pada 16 Desember 2014 mengejutkan publik Pakistan, yang sudah hampir satu dekade dilanda gelombang aksi kekerasan. Pakistan langsung memberlakukan kembali aturan hukuman mati setelah sempat dibekukan selama enam tahun.

"Pelaku lainnya juga harus ditangkap, tidak ada yang boleh terlewat," kata Waheed Anjum, salah satu korban selamat. 

Perdana Menteri Nawaz Sharif sempat menyarankan presiden untuk menolak permohonan keempat militan, karena keempatnya dinilai "tidak layak dimaafkan."


(WIL)