BBPOM Jabar Ungkap Kosmetik dan Obat Ilegal Rp1,5 M

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 02 Dec 2015 17:30 WIB
kosmetik palsu
BBPOM Jabar Ungkap Kosmetik dan Obat Ilegal Rp1,5 M
Barang bukti kosmetik ilegal. (Metrotvnews.com/Octavianus Dwi Sutrisno)

Metrotvnews.com, Bandung: Petugas gabungan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung bersama Polda Jawa Barat menyita ratusan kosmetik dan obat-obatan ilegal senilai Rp1,5 miliar. Bersama barang bukti, petugas juga menangkap empat orang tersangka. 

Sejumlah pemilik kosmetik ilegal dan obat-obat tradisional yang diduga menggunakan bahan kimia berbahaya tersebut dibekuk dari beberapa lokasi di Jawa Barat. Mereka adalah CH, 40, yang ditangkap di Karawang; OT, 50, dan dan MS, 40, di Cirebon; serta LD, 40, ditangkap di Tasikmalaya.

"Mereka ditangkap di lokasi berbeda seperti di tempat penjualan, dan di lokasi produksi," ungkap Abdul Rahim, selaku Kepala BBPOM Bandung, kepada wartawan di Kantor BBPOM, Jalan Pasteur Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/12/2015).

Abdul menjelaskan, meski barang bukti yang disita bernilai Rp1,5 miliar, dampak kosmetik dan obat-obatan ilegal sangat berbahaya. Sebab, kosmetik tak berizin banyak mengandung zat kima berbahaya seperti mercuri, hidrokinon yang bisa menyebabkan kanker dan wajah menjadi hitam.

"Kalau jamu, tentunya orang ingin sembuh setelah mengkonsumsi jamu tradisional ini. Namun karena menggunakan campuran kimia dan dikonsumsi tanpa dosis maka akan membahayakan kesehatan," paparnya.

Para pelaku menjual produk itu di pasar tradisional. "Kalau toko-toko besar tidak mungkin karena mudah terpantau oleh kami dan pihak kepolisian," tuturnya.

Atas perbuatannya, keempat pelaku tersebut diganjar pasal 197 jo Pasal 106 ayat 1, mengenai kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.


(SAN)