Anggota TNI Tewas di Poso, Menhan: Tangkap dan Tembak Pelakunya

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 02 Dec 2015 17:30 WIB
terorisme
Anggota TNI Tewas di Poso, Menhan: Tangkap dan Tembak Pelakunya
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu--MI/M Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memerintahkan TNI dan Polri menangkap dan, bila perlu, menembak pelaku yang sudah menewaskan Serka Sainudin. Sainudin tewas dalam baku tembak saat operasi teroris kelompok Santoso di Dusun Gayatri, Maranda, Poso, Sulawesi Tengah.

"Ya ditangkap (pelakunya), kalau perlu ditembak. Jangan sampai di sini nangkep-nangkep. Di sana tembak saja," tegas Ryamizard di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2015).

Menurut dia, masyarakat tidak boleh membawa senjata tajam, apalagi senjata api dan menembak aparat. Menurut Ryamizard, tindakan itu tidak lagi dapat ditolerir.

"Begini ya, yang namanya bersenjata itu enggak boleh. Di sini saja ada razia, yang bawa pisau saja enggak boleh, apalagi bawa senjata," terangnya.

Sebelumnya, seorang anggota TNI tewas tertembak saat terjadi kontak senjata dengan jaringan teroris di Dusun Gayatri, Desa Meranda kecamatan Poso pesisir utara Kabupaten Poso di KM 6-7.

Informasi yang dihimpun, baku tembak terjadi sekitar pukul 09.00 WITA, Minggu 29 November. Diketahui, korban tewas dari TNI yakni Serka Sainudin dari satuan Ba Purir kipan C yonif 712 raider.

Sebelum terjadi baku tembak, Serka Sainudin tengah melakukan patroli di wilayah Poso. Dia menghembuskan napas terakhir setelah mengalami luka tembak di bagian kepala.


(YDH)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

14 minutes Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA