Pengemudi Ferrari Tak Merasa Balapan Lawan Lamborghini

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Rabu, 02 Dec 2015 19:52 WIB
kecelakaan lalu lintas
Pengemudi Ferrari Tak Merasa Balapan Lawan Lamborghini
Ilustrasi/Dreamstime

Metrotvnews.com, Surabaya: Polrestabes Surabaya diam-diam memeriksa pemiliki mobil Ferrari merah yang diduga balapan dengan Lamborghini pada Minggu, 29 November. Diketahui, pemilik mobil Ferrari itu bernama Bambang beralamat di Jalan Kertajaya, Surabaya.

Informasi yang dihimpun di Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, Rabu, 2 Desember, Bambang menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan itu Bambang membenarkan jika dirinya saat itu menggunakan mobil Ferrari merah Nopol B 8866 VV.

"Tapi, kata Bambang, saat itu dia tidak balapan," kata salah seorang perwira polisi di Unit Laka Lantas Polretabes Surabaya yang menolak namanya ditulis, Rabu (2/12/2015).

Dijelaskan sumber tadi, Bambang mengaku tidak sengaja bertemu dengan Wiyang Lautner di Jalan Manyar Kertoarjo. Karena mengenal mobilnya, Bambang lalu membunyikan klakson mobil dan menyapa Wiyang. Saat itulah kedua mobil mewah itu berjalan beriringan. Namun, dengan kecepatan 70 sampai 80 kilometer per jam.

"Sesampainya di traffic light Manyar Kertoarjo, Bambang tidak mengetahui mobilnya Wiyang," lanjutnya.

Setelah itu, lanjut sumber, Bambang menghubungi Wiyang melalui telepon. Dan dia baru tahu jika Wiyang kecelakaan. Selanjutnya, Bambang pulang ke rumah dan ganti mobil kemudian menyusul Wiyang. "Sementara itu dulu," imbuhnya

Dikonfirmasi terpisah, Kasubag Humas Polrestabes Surabaya AKP Lyli Djafar membenarkan pemeriksaan terhadap Bambang. Lyli juga membenarkan jika Bambang menyatakan tidak sedang balapan sebelum terjadi kecelakaan maut itu. "Untuk membuktikan keterangannya, kami juga akan melihat rekaman CCTV di jalan," ujar dia.

Pada 29 November 2015, Lamborghini yang dikendarai Wiyang melaju di Jalan Manyar Kertoarjo. Mobil hitam bernomor polisi B 2258 EM itu tiba-tiba menabrak gerobak penjual minuman di pinggir jalan.

Pedagang dan sepasang suami istri yang tengah membeli minuman mental. Pedagang dan seorang warga mengalami luka. Sementara seorang warga lain tewas. Kecelakaan itu juga melukai Wiyang. Warga Jalan Dharmahusada Regency itu pun masih dalam perawatan di sebuah rumah sakit di Surabaya.

Meski demikian, Polrestabes Surabaya tetap menetapkannya sebagai tersangka kasus kecelakaan maut itu. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap kejadian itu.



(UWA)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

25 minutes Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA