Harga Minyak Turun, Perusahaan Urung Lakukan 3 Hal Ini

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 02 Dec 2015 19:53 WIB
ipa 2015
Harga Minyak Turun, Perusahaan Urung Lakukan 3 Hal Ini
ILUSTRASI FOTO: AFP PHOTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Tren penurunan harga minyak berdampak pada menurunnya minat investasi di sektor migas, adanya pemutusan kerja karyawan, sampai pengurangan kegiatan produksi migas.

Board of Director Indonesia Petroleum Association (IPA), Sammy Hamzah, mengatakan, posisi harga minyak dunia sebesar USD44 per barel memberi dampak pada keseluruhan industri migas.

"Dampak dari harga minyak berpengaruh ke investasi, karyawan, dan industri migas," kata Sammy, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (2/12/2015).

Dia menjelaskan, kondisi industri migas Indonesia saat ini jauh berbeda dari 40-50 tahun yang lalu, di mana industri migas baru mulai berkembang pada 1960.

Dengan harga minyak dunia cukup tinggi saat itu, tambah dia, biaya produksi yang murah, Indonesia menjadi banyak incaran investor asing berinvestasi di sektor migas. "Pada 1960-1970-1980 eksplorasi migas masih gampang," ujar dia.

Sedangkan, kondisi sekarang, lanjut Sammy, harga minyak rendah, titik-titik migas Indonesia mulai berkurang membuat investor dan beberapa perusahaan memutar otak bagaimana tetap memproduksi migas. Salah satu solusinya menggunakan teknologi yang lebih cangih meskipun dengan biaya yang mahal.

"Bahwa migas ditemukan pada daerah-daerah sulit. Artinya dibutuhkan teknologi kompleks," ungkap dia.

Adapun dari alasan ini, kata Sammy, banyak perusahaan yang memutuskan untuk merumahkan karyawan-karyawannya, mengulurkan niat investasi sambil menunggu kondisi harga minyak dunia sebagai bentuk efisiensi.


(AHL)

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

3 hours Ago

Miryam mengaku mendapat tekanan selama menjalani pemeriksaan di KPK dan menyesalkan sikap jaksa…

BERITA LAINNYA