Pakai Sarung, Politikus Golkar Dijebloskan ke Tahanan

Nur Azizah    •    Rabu, 02 Dec 2015 22:15 WIB
kasus suap
Pakai Sarung, Politikus Golkar Dijebloskan ke Tahanan
Politikus Partai Golkar S. M Hartono. (Foto: setdprd.bantenprov.go.id)

Metrotvnews.com, Jakarta: Usai diperiksa secara intensif selama sekitar 24 jam, Legislator Banten S.M Hartono resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Politikus Golkar itu selesai menjalani pemeriksaan pada pukul 20.49 WIB, Rabu (2/12/3015). Hartono terlihat masih mengenakan sarung lengkap dengan rompi oranye khas tahanan KPK saat keluar gedung.

SMH enggan memberikan komentar terkait kasus suap pembentukan bank Banten yang melibatkan dirinya. Dia terus menunduk dan langsung menuju mobil tahanan ke 'rumah' barunya di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.
 
Kasus suap ini terbongkar ketika KPK menangkap Wakil Ketua DPRD Banten dari Golkar S. M. Hartono, Anggota DPRD Banten dari PDIP Tri Satria Santosa, serta Direktur BUMD Banten Global Development Ricky Tampinongkol. Ketiganya diciduk di sebuah restoran di Serpong, Banten, Selasa 1 Desember.

Ketika itu, mereka sedang transaksi suap berkaitan proses pembahasan Peraturan Daerah tentang pembentukan Bank Pembangunan Daerah Banten. KPK pun menyita USD11 ribu dan Rp60 juta dari tangan kedua legislator Banten.

Dari pemeriksaan, Hartono dan Tri kemudian ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Keduanya diganjar Pasal 12 huruf a atau b atau 11 Undang-Undang 31Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sementara, RT menjadi tersangka pemberi suap. Dia melanggar pasal 5 ayat 1 a atau b atau 13 UU 31Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.


(MEL)