On This Day: Akhir Tragis Mendieta sebagai Striker Persis Solo

Kautsar Halim    •    Kamis, 03 Dec 2015 06:34 WIB
pada hari ini
On This Day: Akhir Tragis Mendieta sebagai Striker Persis Solo
Mantan Striker Persis Solo, Diego Mendieta. (Foto: google image)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua tahun yang lalu atau tepatnya pada 3 Desember 2012, kancah sepak bola nasional sempat dirundung duka dengan wafatnya Diego Mendieta. Pemain asing asal Paraguay itu terpaksa meregang nyawa karena tidak mampu membayar biaya pengobatan selama sakit.
 
Mendieta mengembuskan nafas terakhir di Surakarta ketika berusia 32 tahun. Penyebab kematiannya dikarenakan terserang virus cytomegalovirus, yang menurut pemberitaan sebelumnya bisa disembuhkan. Sayang, lantaran minim biaya untuk perawatan rumah sakit, ayah tiga orang anak tersebut akhirnya meninggal dunia.
 
Ketidakmampuan Mendieta untuk mendapat fasilitas pengobatan terbaik tak lepas dari peran klub Persis Solo yang saat itu merekrutnya. Sebelum meninggal dunia, mantan pemain Persitara Jakarta Utara itu juga sempat hidup sengsara karena gajinya yang sebesar USD12.500 (sekitar Rp172 juta) tersendat beberapa bulan.
 
Selain membawa duka, kabar kematian Mendieta juga dianggap telah mencoreng kancah sepak bola Indonesia di mata dunia. Hal itu dikarenakan Federasi Pesepakbola Profesional Internasional (FIFPro) menganggap kabar kematian Mendieta sempat ditutup-tutupi.
 
Namun, berselang beberapa hari setelah kematiannya, FIFPro pun mengabarkan bahwa Persis Solo sudah bertanggung jawab atas insiden tersebut. Janda Mendieta, disebutkan mereka, sudah menerima gaji yang belum terbayarkan, dan pemulangan jenazahnya pun ditanggung oleh klub. (tdifh) 



(KAU)