Harga Minyak Ambruk 4,4% ke USD42,49/Barel

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 03 Dec 2015 08:27 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Ambruk 4,4% ke USD42,49/Barel
ILUSTRASI FOTO: AFP PHOTO

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak mentah dunia jatuh lebih dari empat persen pada perdagangan Rabu waktu setempat. Lonjakan stok minyak dan reli dolar menjadi faktor penurunan harga si emas hitam ini.

Imbasnya, mendorong para pedagang untuk membuang kontrak minyak mentah di tengah tanda-tanda produsen minyak terbesar di dunia tidak akan memangkas produksi, ketika mereka bertemu pekan ini.

Reuters melansir, Kamis, 3 Desember, harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) mencapai posisi terendah setelah data pemerintah menunjukkan stabilnya hanrga.

Sementara minyak berjangka Brent mendekati posisi terendah baru sejak Maret 2009, sehingga Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) diharapkan memompa minyak penuh semangat untuk melindungi pangsa pasar dari anggota non-OPEC seperti Amerika Serikat dan Rusia.

Harga minyak Brent LCOc1 turun USD1,95 atau 4,4 persen menjadi USD42,49 per barel, bahkan sempat terpental ke sesi terrendah di level USD42,43 per barel. Angka tersebut hanya 20 sen lebih rendah pada Agustus 6,5 tahun yang lalu.

Sementara itu, harga minyak WTI CLc1 melemah USD1,91 per barel atau setara 4,6 persen menjadi USD39,94 per barel, sebelum kembali ke atas USD40 pasca-penyelesaian. Rekor terendah Brent untuk hari itu sebesar USD39,84 per barel.

Adapun harga minyak pemanas HOc1 turun hampir lima persen di mana data Thomson Reuters Analytics menunjukkan penurunan tajam permintaan pemanas sampai pertengahan Desember.

Di sisi lain, persediaan minyak mentah AS naik 1,2 juta barel pekan lalu, demikian laporan data dari Administrasi Informasi Energi (EIA). Beberapa pedagang mengatakan, pasar bisa stabil selama sisa minggu ini dan short-covering bisa terjadi di mana Brent dan WTI mendekati tingkat teknis oversold.


(AHL)