Sejak Berdiri, OJK Terima 3.700 Aduan Konsumen

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 03 Dec 2015 11:41 WIB
ojk
Sejak Berdiri, OJK Terima 3.700 Aduan Konsumen
Anggota Dewan Komisioner OJK bidang Edukasi dan Pelindungan Konsumen Kusumaningtuti S Soetiono. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan sebanyak 3.700 aduan masuk ke OJK dari masyarakat terkait dengan industri jasa keuangan. Total tersebut terhitung sejak OJK berdiri pada 2011 lalu.

"Ada 3.700 pengaduan sejak kita berdiri," kata Anggota Dewan Komisioner OJK bidang Edukasi dan Pelindungan Konsumen Kusumaningtuti S Soetiono, di Hotel Shangri-La, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2015).

Dirinya menambahkan, hampir dari separuh pengaduan yang masuk ke OJK adalah terkait industri perbankan. Sementara sisanya, terbagi pengaduan atas industri asuransi dan lembaga pembiayaan.

"Sektor perbankan masih paling banyak (pengaduannya), karena nasabahnya paling banyak. Sekitar 40 persen sisanya asuransi dan lembaga pembiayaan," jelas dia.

Namun demikian, melalui sistem kepercayaan, sebanyak 500an aduan telah ditarik dan diselesaikan oleh industri perbankan sendiri. Sehingga pengaduan konsumen akan bisa lebih cepat penyelesaiannya.

Lebih lanjut, kata Kusumaningtuti, jenis pengaduan yang paling banyak di bank mengenai restrukturisasi, jaminan, di samping dan alat pembayaran mengunakan kartu (APMK).

"APMK itu kesepakatan dengan Bank Indonesia (BI) jadi diteruskan oleh BI. Kalau dua itu yang paling banyak ditemukan. Bagus sekali kalau jumlah yang ditarik meningkat sehingga penyelesaiannya lebih cepat," pungkasnya.


(AHL)