Bus Hibah Transjabodetabek Disewakan Rp30 Juta

LB Ciputri Hutabarat    •    Kamis, 03 Dec 2015 12:08 WIB
transjakarta
Bus Hibah Transjabodetabek Disewakan Rp30 Juta
Bus Transjabodetabek saat melintas di Jakarta. (Foto: MI/Angga Yuniar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bus hibah yang diberikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada Perusahaan Umum Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD) untuk Transjabodetabek diketahui disewakan. Operator Transjakarta koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas) PT Jakarta Trans Metropolitan (JTM) menyewa 30 bus dengan harga Rp30 juta per unit per bulan.
 
"Seharusnya PT Transjakarta selaku regulator melakukan pencegahan. Ini ilegal, masa bus hibah dari Kemenhub disewakan. PT Transjakarta tidak boleh melakukan pembiaran terhadap operator nakal tersebut," Direktur Indonesia For Transparency And Akuntability (INFRA) Agus Chaerudin, Kamis (3/12/2015).
 
Agus mengatakan, selain tidak ada legal standing (syarat dan ketentuan), penyewaan bus hibah melenceng dari peruntukan. Harusnya, bus hibah untuk melayani masyarakat Transjabodetabek, artinya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Bukan untuk beroperasi di dalam kota Jakarta.
 
"Dari tulisan di badan bus terlihat 'Transjabodetabek'. Sangat jelas kegunaan bus untuk melayani warga dari luar Jakarta," katanya.
 
Seperti diketahui, beberapa pekan terakhir, sejumlah bus Transjabodetabek berwarna biru terlihat beroperasi melayani koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas).  Padahal bus hibah itu untuk melayani masyarakat dari kota penyangga.
 
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Antonius Kosasih menjelaskan, bus Transjabodetabek disewa oleh operator PT Jakarta Trans Metropolitan (JTM) dari PPD.  "JTM menyewa bus dari PPD. Kalau tidak salah ada sekitar 30 bus," kata Kosasih.
 
Menurut Kosasih, 30 unit bus yang disewa merupakan bagian dari 88 unit bus milik PPD yang merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan.
 
Ia menyebut, dari 88 unit bus, tidak semuanya digunakan untuk layanan Transjabodetabek yang sejauh ini melayani rute dari dan menuju Bekasi, Depok, Ciputat, dan Tangerang. "Kalau tidak salah yang dipakai hanya sekitar 45 unit," ujar dia.
 
Kosasih menjelaskan, karena ada banyak bus yang tidak digunakan, maka diputuskan untuk menyewakan bus-bus tersebut ke koridor-koridor layanan TransJakarta yang membutuhkan peremajaan armada. "Dan kebetulan di koridor VI itu banyak bus yang harus diremajakan," ujarnya.
 
Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengatakan, bus Transjabodetabek ditujukan untuk melayani pergerakan masyarakat penumpang di Jabodetabek. "Artinya bukan hanya Jakarta, namun warga Jabodetabek," katanya.
 
Djoko menegaskan, Bus Transjabodetabek adalah aset Kemenhub yang dioperasikan oleh Perum PPD. "Terkait dengan pengoperasiannya termasuk aspek bisnisnya diserahkan kepada Perum PPD. Asal dengan catatan, beroperasinya melayani masyarakat Jabodetabek," katanya.


(FZN)

KPK Kembali Periksa Setya Novanto

KPK Kembali Periksa Setya Novanto

5 minutes Ago

Novanto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana…

BERITA LAINNYA