Menhan: Tak Guna Dikit-Dikit Minta Alusista, Kalau Penggunanya Sama Saja

Ilham wibowo    •    Kamis, 03 Dec 2015 12:09 WIB
bela negara
Menhan: Tak Guna Dikit-Dikit Minta Alusista, Kalau Penggunanya Sama Saja
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu--Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pertahanan Ryamizad Ryacudu mengingatkan soal pentingnya bela negara. Bela negara berguna untuk mendukung pertahanan negara. Karena ancaman mempertahankan negara cukup banyak.

"Masalah pertahanan negara itu sangat penting, terutama bela negara," kata Ryamizad dalam sambutannya di acara Rakornas Pertahanan Negara 2015 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2015).

Menhan menyampaikan, pada lirik lagu Indonesia Raya di dalamnya terdapat makna yang sangat luas guna mempertahankan bangsa dan negara. "Marilah kita bersatu, mengisi jiwa Indonesia raya, dengan jiwa yang kuat dan yang paling penting raganya juga harus kuat untuk menopang NKRI," tuturnya.

Ryamizad mengatakan, ancaman terbesar dalam mempertahankan negara cukup banyak. Satu di antara ancaman nyata dan jelas adalah aksi terorisme dan radikalisme.

"Ancaman nyata jelas datang dari aksi-aksi terorisme, radikalisme, perang cyber bahkan bencana alam, pelanggaran wilayah, perompakan dan pencurian, wabah penyakit, perang ciber, dan peredaran narkoba," sambungnya

Apalagi, saat ini strategi perang modern itu murah meriah. Tanpa ada pengerahan alusista ataupun menguasai wilayah. Tahapannya dengan cara inflitrasi, menguasai ekonomi, tata kelola pemerintahan dan aturan hukum. Jika sudah ditanamkan dasar-dasar kenegaraan, jelas Ryamizard, manfaatnya tak ternilai lagi bagi kepentingan nasional guna penopang NKRI.

Ryamizad juga mengatakan, dalam Undang-Undang Dasar Pasal 30 Tahun 1945 disebutkan penyelenggaraan pertahanan negara harus melibatkan semua pihak dan bermuara pada kepentingan nasional.

"Tidak berguna dikit-dikit minta alusista kalau penggunanya sama saja. Tidak bisa mengikuti. Tapi kalau militansinya dan masyarakatnya yang kuat, pasti ditakuti. Jadi, bela negara sangat penting," kata Ryamizard.


(YDH)