KPUD DKI Minta Anggaran Rp498 Miliar untuk Pilkada 2017

LB Ciputri Hutabarat    •    Kamis, 03 Dec 2015 17:55 WIB
pilgub dki 2017
KPUD DKI Minta Anggaran Rp498 Miliar untuk Pilkada 2017
Gedung KPUD DKI. (Foto: MI/Rommy)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI mengajukan anggaran sebesar Rp498 miliar kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Uang itu untuk melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI 2017.
 
Ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno mengatakan, anggaran untuk dua kali putaran Pilkada. Sebab, berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 pasangan calon di DKI harus mendapat 50 persen plus satu suara untuk menjadi kepala daerah.
 
"DKI beda dengan provinsi lain yang bisa mennag dengan perolehan suara paling banyak. Kalau di DKI harus 50 persen plus satu suara. Bisa dua putaran," kata Sumarno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2015).
 
Anggaran  yang diajukan dua kali lipat lebih besar dari anggaran Pilkada sebelumnya. Angka Rp498 miliar didapat dari hitung-hitungan inflasi di DKI Jakarta. KPUD juga mewanti jumlah bakal calon yang berlebih. Bakal calon pasangan dari independen juga perlu diperhatikan.
 
"Angka itu dengan asumsi tujuh pasangan calon. Kalau kurang, angkanya lebih kecil lagi. Jalur independen KTP-nya juga harus diperiksa dengan teliti," ujarnya.
 
Sumarno mengungkapkan, persiapan yang harus dilakukan adalah regulasi, pemutakhiran data pemilih, calon independen dan penelitian dukungan calon independen. Kemudian KPUD DKI akan membentuk panitia adhoc pada 2016. "Jadi Februari 2017 tinggal pungut suara saja," katanya.


(FZN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA