Dirut Pertamina: Harga Gas Sedang Digodok di ESDM

Desi Angriani    •    Kamis, 03 Dec 2015 18:35 WIB
gas
Dirut Pertamina: Harga Gas Sedang Digodok di ESDM
Dirut Pertamina Dwi soetjipto. (FOTO: MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Harga gas yang tinggi membuat kalangan industri tercekik. Pemerintah pun segera turun tangan menangani permasalahan tersebut.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengaku terkait harga gas yang tinggi, saat ini sedang dalam tahap pembahasan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Kalau itu (harga gas) sekarang membahas bagaimana infrastrukturnya, bagaimana bisa ditekan tol fee-nya," tutur Dwi, saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Dia mengungkapkan jika beberapa hal yang membebani di dalam investasi infrastruktur tersebut bisa diselesaikan. Misalnya infrastruktur yang cukup ekonomis bisa ditangani oleh Pertamina, namun infrastruktur yang sulit kemungkinan bisa ditangani pemerintah.

"Nah contoh-contohnya seperti itu, sekarang sedang dibahas di Kementerian ESDM," ujar Dwi singkat.

Sekadar informasi, Pemerintah melalui Kementerian ESDM berencana untuk menurunkan harga gas di Indonesia sampai 30 persen. Dalam hal ini, banyak pihak yang berpendapat bahwa harga gas di Indonesia tidak kompetitif, termasuk bila dibandingkan dengan industri di negara lain.

"Tata kelola gas terus kita benahi dari waktu ke waktu agar lebih kondusif terhadap Industri. Kita akan terus mendorong agar harga gas bisa berkurang hingga 30 persen," kata Menteri ESDM Sudirman Said, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, 30 November.

Sudirman menjelaskan, berkurangnya harga gas diyakini memacu pertumbuhan sektor hilir. Bahkan, penurunan itu juga akan mengundang investasi baru. "Bukan saja di hilir tapi juga secara langsung menggairahkan investasi di sektor hulu migas," ungkap dia.


(AHL)