Pemimpin Taliban Dikabarkan Terluka Akibat Baku Tembak

Sonya Michaella    •    Jumat, 04 Dec 2015 12:58 WIB
taliban
Pemimpin Taliban Dikabarkan Terluka Akibat Baku Tembak
Kelompok Taliban beroperasi di Pakistan dan Afghanistan (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kandahar: Para pejabat Afghanistan bergegas untuk mencari tahu kabar pemimpin Taliban Mullah Akhtar Mansour, yang dilaporkan terluka dalam sebuah insiden baku tembak.

Baku tembak itu terjadi menyusul argumen sengit dengan beberapa komandan kelompok militan itu pada  Kamis (3/12/2015). Masih belum jelas apakah Mansour selamat dalam baku tembak tersebut.

Bentrokan tersebut pecah hanya empat bulan setelah Mansour diangkat pemimpin Taliban dalam sebuah pemilihan sengit. Sebelumnya kelompok Taliban terlambat mengonfirmasi kematian pemimpin sebelumnya, Mullah Omar.

Taliban membantah tuduhan yang dianggap "tidak berdasar" mengenai kejadian baku tembak. Pejabat Afghanistan sebelumnya melaporkan bentrokan itu dipicu oleh perselisihan yang mengalir di luar kendali.

"Kami masih mencari informasi apakah mansour masih hidup atau sudah tewas," kata Juru Bicara Wakil Presiden Afghanistan Sultan faizi, seperti dikutip AFP, Jumat (4/12/2015). Faizi menambahkan bahwa baku tembak tersebut menyebabkan Mansour dalam keadaan kritis.

Begitu juga dengan pejabat senior intelijen Pakistan mengatakan pada AFP bahwa Mansour terluka sangat serius. "Insiden tembak-menembak tersebut menewaskan sekitar empat anggota Taliban dan beberapa lainnya luka-luka," imbuhnya.

Taliban melihat ada kebangkitan baru di bawah kendali Mansour. Kepala Eksekutif Afghanistan Abdullah Abdullah mengatakan ada laporan tentang cedera Mansour, tapi tidak ada laporan tentang kematiannya. Jika kematiannya terbukti benar, hal ini bisa mengintensifkan perebutan kekuasaan dalam Taliban.

Mansour dilaporkan berada di bawah tekanan dari intelijen Pakistan untuk membicarakan perdamaian dengan pemerintah Afghanistan dan menjadi isu perdebatan yang mendorong banyak dendam dalam barisan anggota garis keras Taliban.  
 


(FJR)