UKM Punya Modal Rp5 Miliar Bisa Catat Saham di BEI

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 04 Dec 2015 14:57 WIB
pasar modal
UKM Punya Modal Rp5 Miliar Bisa Catat Saham di BEI
Ilustrasi. FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan usaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki modal sebanyak Rp5 miliar sudah bisa melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di pasar modal Indonesia.

Langkah itu, menurut Tito, bisa terealisasi dengan baik sebab BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang membahas dan mengkaji persyaratan agar UKM bisa mencatatkan sahamnya di bursa. Nantinya, persyaratan tersebut mengarah ke papan khusus hingga minim modal yang dimiliki perusahaan.

"Sekarang pada prinsipnya Rp5 miliar (modal) sudah bisa go publik. Kita ada dua papan, satu papan utama dan satu lagi pengembangan, layarnya tetap satu. Pertanyaan itu (khusus UKM) satu layar atau dua, itu belum, itu yang kita lihat," ucapnya, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (4/12/2015).

Menurut Tito, peraturan terkait UKM listing di bursa adalah masalah aset. Sedangkan lainnya masih akan dibahas lebih matang.

"Kita sedang kerja sama dengan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), untuk masalah penghitungan sistem akuntansinya, jadi akuntansinya yang sedang diatur, terkait start up company," tegas dia.

Dia mengakui, UKM yang ingin mencatatkan sahamnya di bursa memang tidak mudah, karena dibutuhkan likuiditas yang tinggi. Hal ini diterapkan agar transaksi bisa berjalan dengan baik.

"Kalau perusahaan kecil dan belum besar. Pasti orang (pembeli) lihat likuiditasnya. Nah itu yang sedang kita pikirkan," urai Tito.


(AHL)