Copa Del Rey

"Blunder Fatal Madrid di Copa Del Rey Bukan Tanggung Jawab Villarreal!"

Achmad Firdaus    •    Jumat, 04 Dec 2015 15:14 WIB
copa del reyreal madrid
Selebrasi gelandang Real Madrid, Denys Cheryshev saat melawan Cadiz di ajang Copa del Rey (Foto: AFP PHOTO / CRISTINA QUICLER)

Metrotvnews.com, Villarreal: Kubu Villarreal menolak untuk bertanggung jawab terkait blunder yang dilakukan Real Madrid saat memainkan Denis Cheryshev pada laga Copa del Rey, beberapa hari lalu. Presiden klub Villarreal, Fernando Roig menegaskan bahwa itu sepenuhnya kesalahan Madrid.

Madrid melakukan blunder fatal lantaran menurunkan pemain ilegal saat menang 3-1 atas Cadiz pada leg pertama babak 32 besar Copa Del Rey, Kamis dini hari lalu. Saat itu, Madrid menurunkan Cheryshev yang seharusnya tidak boleh bermain karena harus menjalani sanksi akumulasi kartu yang didapatnya saat bermain untuk skuat "Kapal Selam Kuning" musim lalu.

Kubu Madrid menolak disalahkan atas blunder ini. Presiden El Real, Florentino Perez justru menyalahkan kubu Villarreal dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) yang tidak menginformasikan hal tersebut.

Namun, pernyataan Madrid langsung dibantah kubu Villarreal. Sang presiden bahkan sedikit menyindir staf Real Madrid yang disebutnya alpa atau tidak memiliki staf yang bertugas mengecek latar belakang pemainnya.

"Kami tidak bertanggung jawab atas pemain yang bukan bagian dari skuat kami. Villarreal tetap kalem, kami tidak bertanggung jawab. Tanggung jawab kami adalah terhadap pemain kami sendiri, bukan yang lain," tegas Roig.

"Saya tidak menyalahkan Florentino (Perez). Tapi, kami punya orang-orang yang kompeten untuk mengurus masalah sanksi pemain kami. Saya tidak tahu apakah klub lain juga punya," lanjutnya.

Lebih jauh, Roig memberikan contoh kasus yang sama yang dihadapi klubnya pada saat ini.

"Kami punya Toma Pina yang berada di posisi yang sama. Dia juga dikartu merah pada pertandingan yang sama saat Cheryshev mendapatkan kartu. Dan kami tidak memainkannya pada laga Kamis kemarin," tandasnya.

Akibat dari blunder ini, Real Madrid kini tengah menghadapi ancaman sanksi didiskualifikasi atau dikeluarkan dari kompetisi Copa Del Rey 2015--2016. (Goal)



(ACF)