7 Januari 2016, Paku Alam X Ditahbiskan

Patricia Vicka    •    Jumat, 04 Dec 2015 15:35 WIB
pakualam ix wafat
7 Januari 2016, Paku Alam X Ditahbiskan
Kereta pusaka Kyai Manik Kumolo. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com,Yogyakarta: Selangkah lagi, putra mendiang Paku Alam IX, Wijoseno Haryo Bimo akan ditahbiskan sebagai Sri Paduka Paku Alam X. Jumenengan (pelantikan) Wijoseno, yang kini bergelar KBPH Suryodilogo, akan dilaksanakan 7 Januari 2016.

Pada Jumat 4 Desember, KPH Tjondrokusuma selaku Ketua Panitia Pelantikan mengatakan, pemilihan tanggal telah mempertimbangkan sisi positif. 

"Dipilih tanggal tersebut karena merupakan hari baik. Selain itu sudah lewat dari 40 hari wafatnya Sri Paduka PA IX," ujar Tjondrokusuma di Puro Pakualaman Yogyakarta.

Pantauan Metrotvnews.com empat buah kereta pusaka Puro Pakualaman telah disiapkan untuk proses kirab sang adipati baru. Ke empat kereta pusaka sudah dikeluarkan dari dalam museum dan diletakkan di sisi luar Bangsal Sewatama Puro Pakualaman.

Tjandrakusuma menjelaskan, usai prosesi jumenengan, Sri Paduka Pakualaman X akan dikirab menaiki kereta kencana Kyai Manik Koemolo berwarna kuning.

"Prosesi jumenengan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB di bangsal Sewatama. Lalu jam 13.00 WIB kirab keliling kecamatan Pakulaman. Tujuannya untuk memperkenalkan adipati baru kepada masyarakat," jelasnya.

Kerata Kyai Manik Koemolo akan ditarik 6-8 ekor kuda yang dipinjam dari Keraton Kasultanan Yogyakarta. Sementara, tiga kereta lainnya, yakni Roro Kumenyar, Manik Brojo dan Brojonolo akan dinaiki oleh saudara dan putra-putri Paku Alam X.

"Di prosesi jumenengan nanti, beliau akan dinobatkan oleh sesepuh Pakualaman. Lalu ada penyematan pusaka yang akan dipilih langsung oleh Paku Alam X," tuturnya.

Kini, Pura Pakualaman akan merenovasi ke empat kereta pusaka tersebut agar siap menarik sang adipati baru. Termasuk Kyai Manik Koemolo yang juga dipakai oleh Paku Alam IX saat pertama kali naik tahta tahun 1999 silam.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik rencana Jumenengan Paku Alam X. "Saya tidak ada masalah dengan jumenengan. Silahkan saja menyelenggarakannya," kata dia di Kepatihan Yogyakarta.


(SAN)