Dorong Daya Beli, Pemerintah Turunkan Tarif PPh 21 Sebesar 50%

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 04 Dec 2015 16:12 WIB
pajak
Dorong Daya Beli, Pemerintah Turunkan Tarif PPh 21 Sebesar 50%
Menko Perekonomian Darmin Nasution (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memasukkan penurunan tarif Pajak Penghasilan (PPh) 21 yang ditujukan pada karyawan dalam Paket Kebijakan Ekonomi Jilid VII.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, penurunan tarif PPh 21 sebesar 50 persen dilakukan dengan syarat perusahaan yang mendaftar insentif ini harus mau membuka data jumlah karyawannya minimal 2.000 orang

"Ya, artinya fasilitas PPh 21 itu 50 persen, tapi karyawannya harus sekian," kata Darmin, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/12/2015).

Pada dasarnya, insentif ini diberikan dengan maksud untuk memacu pertumbuhan konsumsi atau daya beli masyarakat yang kini tengah melambat, terlihat dengan rendahnya capaian inflasi inti di bawah lima persen.

Dalam mendorong daya beli masyarakat, sebelumnya pemerintah pun telah menaikkan besaran Penghasilan Tak Kena Pajak (PTKP) dari Rp24 juta per tahun menjadi Rp36 juta per tahun. Artinya masyarakat yang berpenghasilan Rp3 juta per bulan dikenakan bebas pajak.


(ABD)

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

14 minutes Ago

Jakarta: Terdakwa korupsi pengadaan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2013 Andi Narogong memba…

BERITA LAINNYA