Bakteri Pemakan Daging Merebak di Suriah

Sonya Michaella    •    Jumat, 04 Dec 2015 16:26 WIB
isis
Bakteri Pemakan Daging Merebak di Suriah
Bakteri Leishmaniasis yang merebak di Suriah (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Raqqa: Bakteri pemakan daging menyerang Suriah. Kejadian ini disebabkan mayat-mayat korban kekerasan ISIS tergeletak di sepanjang jalan.
 
Penyakit ini sering disebut sebagai Leishmaniasis, disebabkan oleh parasit protozoa dan biasanya dibawa oleh lalat. Lebih dari 500 orang terkena penyakit ini di pertengahan 2014 dan diyakini semakin meningkat jumlahnya.
 
"Tindakan keji ISIS yang membunuh orang-orang tak bersalah dan membuang mayat di jalan-jalan adalah faktor utama di balik peryebaran Leishmanisis yang begitu cepat," ujar Kepala Kurdish Red Crescent Dilqash Isa, seperti dikutip Metro.co.uk, Jumat (4/12/2015).
 
World Health Organization (WHO) telah memperingatkan bahwa sistem kesehatan di Suriah telah runtuh sekitar lima tahun perang.
 
"Kami tidak punya pengetahuan tentang penyakit mematikan ini sebelumnya," kata seorang pejuang Kurdi Suriah.
 
"Kami telah berjuang di medan perang selama hampir empat tahun dan penyakit ini pada dasarnya dihasilkan dari daerah perang di Tal Hamis, Hon dan Qosa," imbuhnya.
 
Kondisi di Suriah dikhawatirkan akan semakin parah, terutama dengan makin meningkatnya serangan udara pasukan koalisi Barat dan Rusia yang diarahkan ke basis pertahanan ISIS.
 
Inggris baru saja memutuskan bergabung dengan serangan udara AS melawan ISIS pada Kamis (3/12/2015). Jet tempur Tornado lepas landas dari pangkalan Royal Air Force di Akrotiri, Siprus sebelum pagi, untuk mendukung perintah Perdana Menteri David Cameron memperpanjang serangan udara dari Irak ke Suriah. 
 
Kontribusi Inggris merupakan bagian kecil dari operasi serangan udara koalisi Barat yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Inggris sebelumnya hanya berpartisipasi dalam serangan udara di Irak.



(FJR)