FIFA Puskas Award 2015

Cerita Unik Wendell Lira, Salah Satu Pesaing Messi dalam Puskas Award

Achmad Firdaus    •    Jumat, 04 Dec 2015 16:30 WIB
bola duniaballon dor
Cerita Unik Wendell Lira, Salah Satu Pesaing Messi dalam Puskas Award
Wendell Lira (Foto: http://image.fatoonline.com.br/)

Metrotvnews.com, Goias: Nama Wendell Lira mendadak tenar usai dirinya masuk dalam nominasi peraih Puskas Award 2015. Striker asal Brasil ini bahkan tidak menyangka bisa bersaing dengan pemain-pemain top sekelas Alessandro Florenzi (AS Roma) dan megabintang Barcelona Lionel Messi.

Lira masuk dalam tiga besar nominasi Puskas Award 2015 atau gol terbaik tahun ini. Gol salto yang dicetaknya ke gawang Atletico-GO saat membawa klubnya saat itu, Goianesia menang 2-1 dipilih sebagai tiga besar gol terbaik tahun ini.

Gol salto Lira yang saat ini bermain untuk klub divisi tiga Liga Brasil, Vila Nova, akan bersaing dengan gol solo run Messi ke gawang Athletic Bilbao, dan gol tendangan jarak jauh spektakuler Florenzi ke gawang Barcelona di babak penyisihan grup Liga Champions.

"Saya sedang berada di rumah, dan saat itu ponsel saya tidak berhenti berdering, pesan WhatsApp juga terus masuk," ujar Wendell yang awalnya tidak tahu dan percaya bahwa golnya masuk dalam nominasi Puskas Award.

"Saat saya baca, ada banyak pesan yang mengucapkan selamat kepada saya. Awalnya saya mengira itu hanya lelucon, tapi mereka kemudian mengirimkan sumber beritanya, barulah saya percaya. Saya sangat terkejut," lanjut Wendell.



Imbas dari kesuksesannya itu, Wendell mengaku sempat mengalami sejumlah kejadian yang lucu.

"Ada satu lagi keterkejutan saya. Ketika keluar rumah pada pukul 12, ada seseorang yang menghalangi jalan saya. Awalnya, saya berpikir orang itu ingin menyerang saya. Tapi kemudian ia mengeluarkan ponselnya dan meminta saya untuk berfoto. Setelah itu, dia mengatakan kepada saya bahwa saya masuk tiga besar nominasi Puskas Award," kenangnya.

"Ini sangat emosional, sebuah berkah dari Tuhan. Merupakan sebuah kebanggaan, saya mendapatkan pengakuan dari luar Brasil. Saya senang bisa berpartisipasi dalam FIFA Puskas Award. Ini seperti mimpi yang tidak pernah saya kira," tandasnya.

Sebagai tiga besar nominator, Wendell harus menghadiri malam pengumuman pemenang dan akan bertemu dengan para pesepak bola top dunia. Dia pun mengaku bingung lantaran tidak memiliki pakaian yang sesuai untuk menghadiri acara prestisius tersebut.

"Bertemu Messi, Cristiano Ronaldo, Neymar...bayangkan itu. Saya memiliki jas yang sudah usang, tapi sekarang saya harus membeli yang baru untuk menghadiri acara itu," imbuhnya.

"Mereka adalah idola saya, terutama Ronaldo. Saya ingin berfoto dengannya dan setiap orang di sana, mungkin dia akan membicarakan soal gol saya," kata pemain berusia 26 tahun itu.

Terakhir, Lira menceritakan soal kariernya di mana ia hampir merumput di Italia bersama AC Milan. Sayangnya, impian tersebut gagal terwujud lantaran ia dihantam cedera lutut parah.

"Itu merupakan salah satu momen terburuk dalam karier saya, karena saya kehilangan kesempatan besar untuk bermain di Eropa. Saya masih 17 tahun saat itu, di mana tawaran 1,5 juta Euro datang dari Milan. Saat itu saya baru menandatangani kontrak lima tahun dengan Goias dan mereka meminta saya untuk bersabar," cerita Wendell.

"Saya rasa, mereka (Goias) ingin mendapatkan keuntungan dari penjualan saya. Pada akhirnya, harapan untuk bergabung dengan Milan buyar lantaran saya mengalami cedera lutut serius sehingga membuat saya harus menepi dari sepak bola selama satu tahun," tutupnya. (Goal)


(ACF)