Polri Siap Bantu Hadirkan Riza Chalid di MKD

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 04 Dec 2015 16:40 WIB
pencatut nama presiden
Polri Siap Bantu Hadirkan Riza Chalid di MKD
Riza Chalid, penanggung jawab proyek Kidzania di Indonesia, memberikan penjelasan konsep arena bermain anak Kidzania di Jakarta, Rabu 8 November 2011. Antara Foto/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian siap membantu bila diminta menghadirkan M. Riza Chalid di persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Pengusaha itu mangkir dari pemeriksaan MKD, Kamis 3 Desember.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, hingga saat ini belum ada permintaan agar Kepolisian menghadirkan Riza di MKD. Namun, kalau diminta Badrodin menegaskan Kepolisian siap.

"Kalau perintah hukum, bukan siap atau tidak," kata Kapolri di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2015).

Riza seharusnya memberikan keterangan di MKD terkait pertemuannya dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin bersama Ketua DPR Setya Novanto. Dalam pertemuan itu, Novanto dan Riza diduga meminta saham Freeport Indonesia ke Maroef.

Keterangan Maroef di sidang MKD, kemarin, Riza berperan mengatur pertemuan Novanto dengan Maroef. Usai pertemuan kedua di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Riza mengirim pesan singkat ke Maroef pada Mei.

"Saya dihubungi lagi oleh saudara Riza Chalid. Dia SMS saya, hanya mengatakan, 'M. Riza'. Dia memperkenalkan identitasnya," kata Maroef.

Maroef tak menanggapi pesan singkat Riza karena sibuk. Sepekan kemudian, pada Juni, Maroef baru menanggapi pesan singkat itu dengan menghubungi Riza.

"Kemudian ada komunikasi saudara Riza mengajak untuk bertemu bersama Ketua DPR," kata Maroef. Maroef kemudian meminta stafnya menghubungi staf Novanto untuk meyakinkan apa benar Novanto mengajaknya bertemu.

Pertemuan itu akhirnya terjadi pada 8 Juni di lantai 21 Hotel Ritz Carlton Jakarta. Ini merupakan pertemuan ketiga antara Maroef dan Novanto. Menurut Maroef, yang menentukan tempat dan waktu adalah staf Novanto. Maroef dan Novanto datang ke hotel bintang lima itu hampir bersamaan.

Wike, staf Riza, menghubungi bahwa Riza terlambat ke Ritz Carlton karena masih di kantor. Akhirnya, Maroef menunggu di lobi hotel. "Tak lama kemudian datang (Riza). Saya masuk, bertemu bertiga dengan Riza dan Ketua DPR," kata Maroef.

Dalam hati, Maroef masih bertanya-tanya kenapa Novanto kembali mengajak bertemu bersama Riza. Maroef risih karena pertemuan itu bukan hanya membicarakan bisnis tapi juga soal perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.


(TRK)