ADB Pangkas Proyeksi PE Indonesia, BI: Masih Sesuai Perkiraan!

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 04 Dec 2015 17:27 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesia
ADB Pangkas Proyeksi PE Indonesia, BI: Masih Sesuai Perkiraan!
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) menilai penurunan proyeksi Pertumbuhan Ekonomi (PE) Indonesia oleh bank pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) masih sesuai perkiraan BI.

Sebelumnya, ADB kembali merevisi angka pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,9 persen menjadi 4,8 persen pada akhir 2015. Hal tersebut disebabkan oleh penyerapan anggaran yang tidak sesuai harapan dan kinerja ekspor yang melambat.

"Mungkin kalau seandainya ADB mencantumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia 4,8 persen itu artinya karena mereka sudah bisa melihat kinerja kita sampai kuartal III. Mungkin mereka juga review atas Indonesia maka ditetapkan 4,8 persen," ujar Gubernur BI Agus Martowardojo, di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (4/12/2015).

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, jika proyeksi ADB masih sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun oleh BI di mana diperkirakan akan berada pada kisaran 4,7 persen sampai dengan 5,1 persen.

"Itu juga menunjukan begitu banyak institusi dunia melihat Indonesia dan melakukan assesment. Kalau melihat beberapa negara besar yang pertumbuhan ekonominya minus tiga persen tapi kita masih bisa positif 4,7 persen hingga 4,8 persen kita syukuri. Semoga lebih baik di 2016," jelas dia.

Untuk diketahui, dalam laporan ADB juga menyebutkan bahwa tingkat pencairan belanja modal pada akhir 2015 diproyeksikan hanya mencapai kisaran 80 persen hingga 85 persen, sehingga membatasi pertumbuhan ekonomi pada semester kedua.

Sementara untuk 2016, ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih baik dan diperkirakan bisa mencapai 5,3 persen. Perkiraan tersebut mengalami penurunan karena pemulihan sektor ekspor yang masih tertunda.


(ABD)