Menperin: Kerja Sama Global Pacu Inovasi Teknologi Industri Telematika

Husen Miftahudin    •    Sabtu, 05 Dec 2015 12:22 WIB
industri elektronik
Menperin: Kerja Sama Global Pacu Inovasi Teknologi Industri Telematika
Menperin Saleh Husin memperhatikan komponen shockbreaker didampingi Presiden Direktur SGMW Motor Indonesia Xu Feiyun dan Dirjen ILMATE Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan serta Plt. Direktur Industri Alat Transportasi Darat Ignatius Warsito di pabrik SGM

Metrotvnews.com, Qingdao: Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mendorong perusahaan Indonesia bermitra dengan perusahaan global untuk mengembangkan industri telekomunikasi dan informatika (telematika). Kerja sama itu sekaligus menjadi langkah strategis mempercepat penguasaan teknologi produk dan pemasaran.

"Ini langkah taktis karena mempertemukan industri telematika dari luar yang menguasai teknologi dengan perusahaan Indonesia yang juga memiliki SDM unggul dan mengenal konsumen lebih dekat," kata Saleh, usai mengunjungi pabrik smartphone dan televisi Hisense di Qingdao, Tiongkok, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/12/2015).

Ia mengungkapkan, para pelaku industri telematika global serius dalam melakukan penelitian dan pengembangan (research and develpoment/R&D). Sebab itu, mereka senantiasa bermitra dengan pihak luar perusahaan.

Perusahaan telematika seperti smartphone dan elektronika multinasional, lanjut Saleh, menjadikan riset dan pengembangan (R&D) sebagai salah satu pondasi bisnis.

"R&D menjadi nyawa dan menunjukkan visi jangka panjang. Perusahaan Indonesia idealnya melakukan hal yang sama, baik sendiri atau kerja sama dengan mitra luar. Kuncinya, kita juga punya orientasi teknologi dan inovasi sehingga dapat cepat berkembang sejalan dengan mitranya," papar dia.

Senada, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Eletronika (ILMATE) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan mengapresiasi perusahaan Indonesia yang menggandeng pabrikan global. Ke depan, kerja sama itu diharapkan menggerakkan industri pendukung seperti komponen, melengkapi kemitraan sebelumnya seperti di pemasaran dan fasilitas produksi.

Terkait Hisense, perusahaan ini sudah memutar roda bisnisnya dengan melakukan perakitan di Indonesia. Presiden Direktur Hisense International Indonesia, Stephen Qu mengakui Indonesia merupakan negara besar dengan potensi bisnis yang kuat.

"Selain menggarap produksi perangat keras untuk produk Andromax, kami juga mendukung program jaringan 4G LTE dengan produk Pure Shot yang khusus dibuat untuk pasar Indonesia yang bisa dipakai oleh semua operator 4G di Indonesia," pungkas Putu.


(AHL)