Dubes RI Akui Ada Penangkapan WNI di Malaysia Terkait Ekstremisme

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 05 Dec 2015 14:37 WIB
wni
Dubes RI Akui Ada Penangkapan WNI di Malaysia Terkait Ekstremisme
Dubes RI untuk Malaysia Herman Prayitno (Foto: Antara)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Menanggapi kabar adanya satu orang warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap di Malaysia atas tuduhan radikalisme, Duta Besar RI untuk Malaysia Herman Prayitno mengakui hal tersebut.

"Polisi di Raja Malaysia (PDRM) telah menangkap  warga Indonesia, dengan nama Abu Mujahir karena coba mengatur seorang warga Bangladesh atas nama Abdullah ke Thailand Selatan untuk berjihad sebelum ke Suriah nanti," ujar Dubes Herman Prayitno, saat dihubungi Metrotvnews.com, Sabtu (5/12/2015).

"Laporan ini akan didalami dan di cross check lebih lanjut," imbuhnya.

Sementara Wakil Dubes Hermono mengatakan bahwa kasus penangkapan ini merupakan kasus baru. "Saat ini KBRI belum bisa beri konfirmasi. Masih didalami," ucapnya kepada Metrotvnews.com.

Wadubes Hermono sendiri menambahkan, pihak Malasyia belum memberikan notice atau pemberitahuan. Menurutnya hal itu diberikan oleh pihak Kementerian Luar Negeri Malaysia dan membutuhkan waktu.

Menurut Kepala Polisi Malaysia Khalid Abu Bakar, WNI itu ditangkap bersama tiga warga asing dan seorang warga Malaysia. Mereka ditangkap antara 17 November dan 1 Desember 2015.

Di antara yang ditangkap ada seorang warga berasal dari Eropa berusia 44 tahun. Dia diketahui bekerja sebagai guru sementara di Penang.

Khalid menambahkan WNI yang ditangkap itu berusia 31 tahun. Tersangka merupakan bagian dari kelompok yang terkait ISIS dan ditugaskan untuk melakukan perekrutan, untuk melakukan aktivitas ekstremisnya di luar negeri.


(FJR)

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

2 hours Ago

Miryam mengaku mendapat tekanan selama menjalani pemeriksaan di KPK dan menyesalkan sikap jaksa…

BERITA LAINNYA