Masyarakat Diajak Lebih Peduli Kepada Isu Kekerasan terhadap Perempuan

Arga sumantri    •    Minggu, 06 Dec 2015 08:45 WIB
kekerasan
Masyarakat Diajak Lebih Peduli Kepada Isu Kekerasan terhadap Perempuan
Suasana kampanye anti kekerasan terhadap perempuan di Arena Car Free Day, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (6/12/2015). Foto: MTVN/ Arga Sumantri.

Metrotvnews.com, Jakarta: Organisasi Oxfam Indonesia menggelar kegiatan bertajuk 16 Hari Kekerasan Terhadap Perempuan. Gelaran kegiatan mengangkat tema 'Ciptakan Masa Depan Tanpa Kekerasan Terhadap Perempuan'.

Direktur Program Keadilan Gender Oxfam Indonesia, Rinno Arna menjelaskan kegiatan kampanye ini bertujuan mengajak masyarakat agar lebih peduli isu kekerasan terhadap perempuan.

"Bagaimana masyarakat luas juga dapat bertanggung jawab dan ikut mengambil peran melindungi perempuan," ungkap Rinno Arna kepada Metrotvnews.com di Arena Car Free Day, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (6/12/2015).

Menurut Rinno, kekerasan terhadap perempuan di Indonesia sudah masuk kategori darurat. Dia juga melihat upaya serius pemerintah Indonesia dalam penanganan terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan.

"Tapi itu saja belum cukup, kita sebagai masyarakat juga punya kewajiban ikut serta menjaga hak-hak perempuan," jelas Rinno.

Oxfam Indonesia merupakan lembaga internasional yang ada di tanah air sejak 1957. Selain fokus atas isu kekerasan terhadap perempuan, Oxfam Indonesia juga beberapa program lainnya, seperti pelatihan gender dan pelatihan respon terhadap kondisi perempuan Indonesia.

Dari pantauan Metrotvnews.com di lokasi, gelaran 16 Hari Kampanye anti kekerasan terhadap nampak cukup meriah. Masyarakat tampak antusias mengikuti jalannya acara. Acara ini dimulai dengan senam bersama, ratusan orang yang terdiri dari laki-laki maupun perempuan turut serta dalam kegiatan.

Selain kegiatan senam bersama, acara juga diisi orasi kampanye anti kekerasan terhadap perempuan. Musisi indi Endah and Rhesa, bakal menutup gelaran kampanye tersebut. Hingga berita ini ditulis, kegiatan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan masih berlangsung.

 


(DEN)