Saksi Mata Tabrakan KRL Vs Metromini: Sebagian Korban Terpental

Arga sumantri    •    Minggu, 06 Dec 2015 13:17 WIB
kecelakaan kereta api
Saksi Mata Tabrakan KRL Vs Metromini: Sebagian Korban Terpental
Kondisi metromini yang terlibat kecelakaan dengan KRL Commuter line di Stasiun Muara Angke,--Foto: MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah kecelakaan melibatkan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line versus Metromini jurusan Kota-Kalideres di perlintasan Stasuiun Angke, Jakarta Barat, Sabtu 6 Desember. Sopir Metromini diketahui memaksa menerobos perlintasan kereta.

Petugas jaga perlintasan pintu kereta mengaku sudah meneriaki sopir. Tapi, sopir tetap nekat masuki perlintasan.

"Saya teriakin, awas ada kereta. Sirine juga sudah bunyi, palang pintu sudah menutup," kata petugas jaga pintu, Endang di lokasi, perlintasan kereta Angke, Jakarta Barat, Minggu (6/12/2015).

Endang juga mendapati penumpang di dalam metromini terpental. "Penumpang enggak ada yang teriak. Orang cepet kejadiannya, ada yang terpental," ungkap Endang.

13 orang dari 20 penumpang metromini tewas di lokasi kejadian. Tujuh penumpang lainnya dinyatakan mengalami luka berat dan kritis.

Kapolsek Tambora Kompol Wirdhanto mengatakan, ketujuh korban kritis saat ini sudah dilarikan ke tiga rumah sakit terdekat. Yaitu, RS Sumber Waras, RS Cibubur Tambora dan RS Tarakan.


(MBM)