Hindari Kisruh, Angkot 08 Bandung Dialihkan ke Terminal Antapani

Roni Kurniawan    •    Minggu, 06 Dec 2015 14:00 WIB
angkutan umum
Hindari Kisruh, Angkot 08 Bandung Dialihkan ke Terminal Antapani
Foto: Kepala Dishub Kota Bandung Ricky Gustiadi/MTVN_Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Kisruh trayek angkutan kota 08 tujuan Cicaheum-Leuwipanjang, Kota Bandung, dengan angkot 18 tujuan Panghegar-Dipatiukur, menemui titik terang. Dinas Perhubungan Kota Bandung akan mengalihkan trayek angkot 08 per 7 Desember 2015 esok.

Trayek angkot 08 yang semula melalui Terminal Cicaheum akan dialihkan ke Terminal Antapani, Kota Bandung. Ini sekaligus solusi atas perdebatan trayek angkot 08 dan angkot 18.

"Untuk sementara ini kami masukkan dulu 08 ke Terminal Antapani. Mulai Senin kami arahkan ke sana (Terminal Antapani)," kata Kepala Dishub Kota Bandung, Ricky Gustiadi, saat dihubungi Metrotvnews.com, Minggu (6/12/2015).

Ricky mengatakan, angkot 08 itu nantinya akan masuk dari Jalan Ibrahim Adjie lalu berbelok ke Jalan Terusan Jakarta hingga Terminal Antapani, yang sebelumnya masuk ke Jalan Antapani Lama kawasan Perumahan Setra Dago hingga Terminal Cicaheum.

Ricky pun berharap, pengalihan trayek ke Terminal Antapani ini tidak menimbulkan konflik dengan ojek pangkalan. Ia juga mengimbau ojek pangkalan mendukung hal ini.

"Sama-sama cari rezeki lah. Cari nafkah. Jangan saling mengganggu. Saling mendukung saja," ujar dia.

Selain itu, Dishub Kota Bandung pun akan melakukan rerouting dan repooling sejumlah jurusan lainnya yakni Citylink-Batununggal dan KPAD-Andir. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya Pemkot Bandung dalam melakukan percepatan transportasi massal.

"Setelah dua lagi dilaksanakan baru nanti kami akan evaluasi besar untuk ketiganya. Setelah itu revisi keputusan wali kota soal trayek feeder," pungkas dia.


(TTD)

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

1 hour Ago

Teranyar, karangan bunga datang dari dua politisi Golkar, Bambang Soesatyo dan Muhammad Misbakh…

BERITA LAINNYA