SIM Online

Korlantas Polri Ingin Sistem SIM Online jadi Acuan

Annisa ayu artanti    •    Minggu, 06 Dec 2015 18:59 WIB
sim online
Korlantas Polri Ingin Sistem SIM Online jadi Acuan
Condro Kirono dan jajaran Kepolisian Republik Indonesia menghadiri Grand Launching SIM Onlne. MTVN/Annisa Ayu

Metrotvnews.com, Jakarta: Korps Lalu Lintas Polisi Republik Indonesia (Korlantas Polri) tak main-main dengan melakukan Grand Launching SIM Online hari ini. Korlantas Polri yang didukung penuh oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) menelurkan terobosan besar untuk membangun sistem yang terintegrasi.

Irjen Pol, Condro Kirono mengatakan, pelayanan SIM Online ini akan memudahkan masyarakat yang saat ini tinggal di kota berbeda dengan kota saat dia membuat SIM dulu.

"Untuk membangun SIM Online ini, memakan biaya sekitar Rp78 miliar untuk seluruh indonesia. Nantinya bisa jadi acuan untuk membuat sistem yang sama untuk perpanjangan surat-surat kendaraan lainnya," kata Condro saat ditemui di Peluncuran SIM Online, Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (6/12/2015).

Dalam pembuatan mekanisme SIM Online, Condro menjelaskan, Polri mengandalkan sistem yang telah dibangun terlebih dahulu oleh BRI dalam pembuatan sistem online. Nanti, setiap dana pembuatan SIM atau perpanjang SIM akan langsung terkirim ke rekening Kementerian Keuangan.

"Dulu kan kalau orang bikin SIM pembayarannya ditaruh dalam kas Polri. Sekarang ke BRI, sebelum pakai sistem online ini, semua dana sebelumnya ditampung ke BRI kemudian baru dikirim ke rekening Kementerian Keuangan," jelas Condro.

Sementara itu, Condro melanjutkan, dengan adanya SIM Online ini bukan serta merta menghapuskan layanan SIM manual. Masyarakat yang belum mendapatkan akses internet dapat ke Samsat daerahnya untuk melakuakan registrasi SIM manual.

"SIM manual tetap ada, tapi kalau pengisian formulir belum semua online. Jadi yang belum bisa online bisa kita pakai pakai formulir manual dulu," ujar dia.

Untuk saat ini, SIM Online baru bisa diakses di 45 kota. Condro berharap tahun depan SIM Online lebih berkembang di seluruh kota Indonesia.

"2016 itu kita akan kembangkan, sekarang ini kan baru ada 45 kota, akan dikembangkan lagi seluruh kota di seluruh provinsi. Ada penambahan 100 kota lagi 2016," pungkasnya.


(UDA)

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

29 minutes Ago

Miryam mengaku mendapat tekanan selama menjalani pemeriksaan di KPK dan menyesalkan sikap jaksa…

BERITA LAINNYA