Distribusi Logistik Pilkada Sleman Dikawal Ketat Polisi

Patricia Vicka    •    Senin, 07 Dec 2015 11:07 WIB
pilkada serentak
Distribusi Logistik Pilkada Sleman Dikawal Ketat Polisi
Pejabat bupati Sleman Gatot Saptadi dan Kapolres sleman AKBP Faried Zulkarnaen melepas truk alat logistik Pilkada Sleman, Senin (7/12/2015). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman mulai mendistribusikan kotak suara dan bilik suara ke 17 kecamatan. Pendistribusian dikawal ketat aparat keamanan dari Polres Sleman dan personel Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi mengatakan pendistribusian dilakukan selama dua hari yakni Senin 7 Desember dan Selasa 8 Desember.

"Hari pertama kami distribusikan ke 11 kecamatan yang letaknya terjauh dan terpadat penduduknya. Sedangkan besok pendistribusian dilakukan ke 6 kecamatan di sekitar sini," ujar Shidqi di kantor KPU Sleman Yogyakarta, Senin (7/12/2015).

Kecamatan tujuan pendistribusian kotak suara hari pertama antara lain Depok, Prambanan, Berbah, Mlati, Ngaglik, Minggir, dan Moyudan. Dengan menggunakan lima buah truk, 582 kotak suara dan 5.907 bilik suara mulai didistribusikan. 

Shidqi menambahkan, alat logistik tersebut akan diletakkan ke balaidesa terlebih dahulu. Kemudian, petugas TPS akan menyebarkan alat logistik tersebut ke TPS-TPS. 

"Selama berada di desa, kotak suara akan tetap dikawal ketat polisi dan linmas untuk menjamin keamanannya dan menghindari ganguuan dari pihak-pihak lain," tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnaen menjelaskan pihaknya menurunkan puluhan personelnya untuk mengawal pendistribusian alat logistik pilkada hingga hari pemungutan suara. 

"Untuk pendistribusian kami terjunkan personil di dalam mobil masing-masing dua orang, ditambah pasukan motor yang mengawal di depannya dan puluhan aparat yang menjaga kotak suara di desa," tuturnya.

Sekadar menyegarkan, Pilkada Sleman diikuti dua pasang calon. Yakni, Yuni Setia-Danang Wicaksana yang diusung oleh PDIP, PKS dan Gerinda. Lawannya, Sri Purnomo-Sri Muslimatun yang diusung PAN, Nasdem, PPP, Demokrat, PKB, Golkar, PBB, dan Hanura.


(SAN)

ICW: Vonis Novanto tak Bikin Jera

ICW: Vonis Novanto tak Bikin Jera

7 minutes Ago

Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Tama S. Langkun, hukuman Novanto tak memb…

BERITA LAINNYA