Review Smartphone

Menjajal Lebih Jauh Coolpad Shine

Mohammad Mamduh    •    Selasa, 08 Dec 2015 06:24 WIB
review gadget
Menjajal Lebih Jauh Coolpad Shine
Menjajal lebih dalam Coolpad Shine. MTVN/MAMDUH

Metrotvnews.com, Jakarta: Coolpad adalah salah satu vendor smartphone yang umurnya belum satu tahun di pasar Indonesia. Namun, mereka berusaha untuk membuktikan bahwa mereka cukup serius, dengan meluncurkan setidaknya lima smartphone di Indonesia sampai saat ini.

Coolpad Shine adalah smartphone terbaru berikutnya yang tiba di Tanah Air, dengan target pasar kelas menengah ke atas, jika kita mengacu pada harga yang dibanderol. Tidak hanya spesifikasi, mereka juga mengklaim menawarkan beberapa fitur eksklusif yang tidak ada di ponsel pesaingnya. Berikut ulasannya.

 

Desain

Coolpad Shine adalah smartphone dengan desain premium. Dari tampilan depan, ponsel ini tidak memiliki perbedaaan dengan beberapa varian lainnya, yang di satu sisi merupakan ciri khas Coolpad. Anda bisa melihat desain semi bezel-less pada bagian layar. Tampilan visual secara keseluruhan memang menjadi lebih besar, ditambah dengan tiga tombol sentuh utama yang tidak dibuat virtual.

Seperti biasa, Coolpad memisahkan tombol volume dan power di sisi yang berlawanan. Secara pribadi, saya adalah pengguna tangan kiri, dan pemisahan tombol ini cukup ergonomis, terutama jika ingin mengakses tombol power di pinggir kanan dengan telunjuk. Beralih ke bagian belakang, Anda bisa melihat penutup bodi yang terbuat dari plastik.



Coolpad Shine tidak mengusung konsep unibody, sehingga Anda bisa membuka penutup ini untuk memasukkan katru SIM dan Micro SD. Setelah itu, Anda akan melihat komponen baru, yaitu fingerprint scanner yang terletak di bawah kamera. Perlu diingat, baterai Coolpad Shine tidak bisa dilepas.

Pemindai sidik jari ini berfungsi untuk membuka kunci layar, tentunya dengan akses yang lebih cepat ketimbang menekan tombol power atau menggambar pola kunci. Fingerprint scanner ini juga dapat mendeteksi pada sudut 360 derajat, sehingga pengguna tidak perlu menempelkan jarinya dengan posisi yang tetap.



Kekurangannya adalah panas yang cukup terasa di bagian fingerprint scanner ini, tetapi hanya pada saat menjalankan pekerjaan yang cukup berat. Alasannya adalah karena prosesor yang terpasang dekat dengan komponen itu. Selain itu, penutup plastik ini cukup kuat, tetapi tidak mudah dipasang setelah Anda melepasnya. Beberapa pengait di sisi bawah cenderung tidak terpasang sempurna jika kita tidak jeli.

 

Software & Antarmuka

Coolpad Shine sudah mengadopsi OS Android 5.0.2 Lollipop dengan antarmuka Cool UI. Secara keseluruhan, Cool UI menawarkan kustomisasi standar, dan memiliki tampilan yang mirip dengan beberapa UI pesaingnya, yaitu mengubah tampilan ikon aplikasi agar terlihat lebih menarik.

Ketiadaan App Drawer bagi saya menjadi salah satu kelebihan yang ditawarkan Cool UI, membuat pengguna dapat mengakses semua aplikasi lebih cepat.




Dari segi bloatware, Cool UI tidak banyak menyediakan aplikasi dari pihak ketiga, dan bagi saya, ini adalah kelebihan Coolpad Shine yang kedua. Cukup sedikit aplikasi tambahan yang ditawarkan, selain SwiftKey. Coolpad juga menyematkan beberapa shortcut untuk akses langsung ke pengaturan spesifik mereka, termasuk profil pemindai sidik jari, tetapi masih dalam jumlah yang minimal.

Ini membuat Cool UI cukup enteng ketika beroperasi, bahkan pada saat pertama kali dinyalakan. Coolpad Shine juga dilengkapi dengan fitur smart gesture, yang memungkinkan pengguna mengakses beberapa aplikasi, hanya dengan menggambarkan huruf. Berhubung modifikasi pada Cool UI tidak banyak, maka antarmuka ini kompatibel dengan semua aplikasi, sama seperti OS Android standar bawaan Google.

 

Kamera & Video

Untuk kualitas kamera, Coolpad Shine belum mampu menunjukkan taringnya. Jika kita membandingkan dengan produk pesaing yang sejenis, Coolpad Shine belum bisa menghasilkan kualitas jepret yang memadai, setidaknya pada konteks tertentu. Hal ini berlaku untuk kamera depan maupun belakang.

Dalam kondisi pencahayaan agak redup saja, kamera belakang mulai sulit merekam foto dengan baik, bahkan ketika menggunakan mode Pro sekalipun. Padahal, kualitas kamera ini sudah 13 MP Fitur khusus secara software juga tidak banyak, yang bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini.





Untuk kamera depan, Coolpad Shine juga belum mampu memaksimalkannya. Kondisi pencahayaan yang minim tidak akan membuat kamera ini sanggup mereka hasil jepretan selfie atau wefie dengan baik, seperti yang bisa Anda lihat di bawah ini. Namun, Anda bisa melihat contoh foto sebelum direkam melalui jendela kecil yang muncul di dekat kamera depan.



 

Performa & Baterai

Berbicara performa, Coolpad Shine adalah smartphone kelas menengah yang menyematkan prosesor Qualcomm Snapdragon 615 dan RAM 2 GB. Kedua hardware ini menjadikannya sebagai smartphone dengan performa yang lumayan diperhitungkan.

Sayangnya, kedua komponen hanya didukung dengan kapasitas memori internal yang hanya 8 GB. Di sisi lain, performa secara keseluruhan Coolpad Shine cukup baik, yang bisa Anda lihat pada grafis di bawah ini. Faktor pendukung performa yang dimilikinya adalah antarmuka Cool UI yang tidak memakan banyak ruang memori.



Tidak ada masalah dalam menjalankan game dengan grafis mumpuni seperti Asphalt 8: Airborne. Permasalahannya terletak pada kapasitas memori internal, yang membuat Anda harus memasang kartu Micro SD, terutama jika ingin memasang banyak aplikasi dan game. Snapdragon 615 menghasilkan panas yang cukup terasa ketika menjalankan aplikasi berat, tetapi panas tersebut tidak mengganggu pengoperasian secara keseluruhan.



Sementara itu, baterai berdaya 2.500 mAh rupanya cukup membuat ponsel ini tahan lama. Pengujian dengan aplikasi PC Mark membuktikan bahwa Coolpad Shine dapat beroperasi selama 8 jam tanpa henti. Biasanya, pada waktu pengoperasian yang sama, sebuah smartphone setidaknya memerlukan daya minimal 3.000 mAh. Coolpad tidak memberikan pengaturan khusus pada prosesor yang ditanam.

 

Kesimpulan

Coolpad Shine adalah smartphone kelas menengah yang dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. Desain premium, prosesor dan RAM yang digunakan, dan kehadiran pemindai sidik jari merupakan dua kelebihan yang ada pada Coolpad Shine secara hardware.

Cool UI menjadi kelebihan berikutnya, terutama jika Anda adalah konsumen yang menginginkan antarmuka Android yang tidak menyediakan banyak perubahan secara sistem, sehingga membuat antarmuka tersebut cukup berat saat dijalankan. Di sisi lain, Coolpad Shine juga mempunyai kekurangannya tersendiri.

 
  Coolpad Shine
Prosesor Qualcomm Snapdragon 615 @1,5 GHz octa-core
RAM 2 GB 
GPU Adreno 405
OS Android 5.1 Lollipop + Cool UI
Memori Internal 8 GB
Kamera 13 MP (Belakang), 5 MP (Depan)
Dimensi 140.1 x 68.9 x 8.7 mm
Bobot 131g
Baterai 2.500 mAh 
Layar 5,0-inci 1280x720 pixel
Konektivitas GSM/HSPA/LTE 
Harga Rp2.999.000
 

Coolpad Shine

 

7,7

  • Kehadiran fingerprint scanner
  • Antarmuka Cool UI sangat ringan
  • Baterai berdaya kecil, tetapi tahan lama
  • Kualitas kamera perlu ditingkatkan
  • Pemasangan tutup belakang tidak mudah
  • Kapasitas memori internal kecil



(MMI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA