KTT COP21 Paris

Negara Maju & Berkembang Belum Sepakati Komitmen Menekan Gas Karbon

   •    Selasa, 08 Dec 2015 08:36 WIB
cop 21
Negara Maju & Berkembang Belum Sepakati Komitmen Menekan Gas Karbon
Pengunjuk rasa mengepung lokasi penyelenggaran KTT UNFCCC COP21 di Paris, Prancis. Mereka mendesak aksi nyata menyelamatkan lingkungan. AFP

Metrotvnews.com, Paris: Pekan kedua Konferensi perubahan iklim Conference of Parties (COP) ke 21 dengan agenda  pertemuan tingkat menteri. Namun perkembangan negosiasi antara kelompok negara maju dengan negara berkembang masih sangat lambat.
 
Kesepakatan pendanaan, peningkatan kapasitas dan transfer teknologi merupakan isu yang utama. Belum ada titik temu antara negara berkembang dengan negara maju terkait hal ini. 

"Negosiasi berjalan sangat lambat, meski begitu tetap ada perkembangan walau sedikit-sedikit.  Semoga dalam dua tiga hari ini, akan ada perkembangan yang signifikan,' ujar Nur Masripatin, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, dalam konferensi pers Delegasi Indonesia di Le Bourget, Paris, Senin (7/12/2015).

Menurut Nur, negara miskin dan berkembang tetap ingin agar negara maju memberi komitmen dana yang besar dalam upaya penanganan perubahan iklim. Permintaan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab negara-negara maju yang menyumbang emisi terbanyak selama ini. 

Sementara negara maju minta negara berkembang yang ekonominya mulai membaik ikut membantu pendanaan. Permintaan ini mengingat saat ini penggundulan hutan banyak terjadi di negara-negara berkembang yang sedang memacu pertumbuhan ekonominya.
 
Di dalam kesempatan yang sama, Utusan Khusus Presiden bidang Pengendalian Perubahan Iklim, Rachmat Witoelar mengatakan posisi Indonesia saat ini masih berada dalam jalur yang diinginkan. Indonesia. Delegasi yang dipimpinnya juga akan terus mengupayakan kesepakatan dalam COP21 demi kepentingan bersama.

"Saya optimistis COP21 Paris bisa menghasilkan keputusan terbaik yang diharapkan semua pihak," ujarnya.

Beberapa hari ke depan negosiasi akan dilakukan di level menteri. Diharapkan pertemuan ini akan mendorong kesepakatan lebih cepat tercapai. 

(Rosalia Arlusi)
 
 


(LHE)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA