Di Balik Kinclongnya Kantor Ahok

Nur Azizah    •    Selasa, 08 Dec 2015 09:07 WIB
pemprov dki
Di Balik <i>Kinclongnya</i> Kantor Ahok
Pegawai melintas di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/9)--MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Hari mulai gelap. Lampu-lampu di beberapa ruangan Balai Kota, Jakarta mulai dimatikan. Hal tersebut seolah-olah jadi pertanda para pekerja yang mulai mengakhiri kerjanya hari ini.

Di tengah lorong blok F yang gelap, seorang lelaki tampak terburu-buru menuju lantai 4. Di tangan kanannya terdapat sekantong plastik hitam. Sementara di tangan kirinya terdapat sehelai kanebo kuning.

"Ini nasi bungkus, mbak. Sebelum kerja lagi, saya mau makan dulu," sapa Samsuri, Pekerja Harian Lepas (PHL) Balai Kota sambil membuka kantong plastik yang dia bawa, mengawali pembicaraan dengan Metrotvnews.com, belum lama ini.

Usai menyantap makan malamnya, dia kembali melanjutkan pekerjaannya membuat Balai Kota DKI Jakarta kinclong.
 
Tak terasa jarum jam menunjukkan pukul 19.35 WIB, Samsuri masih 'berkeliaran' di Balai Kota. Jam kerjanya melebihi waktu semestinya, yakni pukul 17.00 WIB. Samsuri mengaku sering pulang malam agar pekerjaannya tidak menumpuk di keesokan harinya.

Laki-laki yang bekerja sebagai tukang sapu dan pel ini mengaku tak ingin meninggalkan Balai Kota dalam keadaan kotor. Samsuri biasa sampai rumahnya yang berada di Citayam sekitar pukul 21.00 WIB.

"Ya enggak apa-apa pulang agak malam. Yang penting kantor bersih. Kalau sudah bersih kan enak," ujar pria yang sudah 15 tahun bekerja di Balai Kota.

Pria yang memiliki dua anak ini mengaku senang dengan pekerjaannya sebagai seorang tukang pel dan sapu di Balai Kota.

Pekerjaan yang dilakukan Samsuri merupakan potret bagaimana seorang pekerja keras dan bertanggung jawab. Semoga para pejabat di negeri ini, mampu bercermin dari cara bekerja tukang pel dan sapu Balai Kota itu.


(YDH)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA