Posco Digenjot Bangun Pabrik Baja Hulu-Hilir

Husen Miftahudin    •    Selasa, 08 Dec 2015 10:31 WIB
baja
Posco Digenjot Bangun Pabrik Baja Hulu-Hilir
Menteri Perindustrian Saleh Husin (ketiga kiri) berbincang dengan pimpinan manajemen Pohang Iron & Steel Company (Posco) saat mengunjungi pabrik baja milik Posco di Gwamyang, Korea Selatan. (FOTO: Dokumentasi Humas Kemenperin)

Metrotvnews.com, Gwamyang: Terus masuknya investasi industri kendaraan bermotor mendorong Indonesia mengincar produksi baja untuk otomotif. Apalagi, Indonesia tengah mempercepat pembangunan infrastruktur, konstruksi, kapal dan industri lainnya seperti elektronika yang sangat membutuhkan pasokan baja.

"Ambil contoh saja, Toyota, Mitsubishi dan Suzuki terus menanamkan modal dan menambah produksi. Belum lagi bakal berdiri pabrik SGMW Wuling asal Tiongkok di Cikarang, itu jadi gambaran bagaimana kebutuhan baja ke depan yang spesifik untuk otomotif," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin dalam keterangan tertulisnya, Gwamyang, Korea Selatan, Selasa (8/12/2015).

Di sana, Saleh yang tengah mengunjungi pabrik baja milik Pohang Iron & Steel Company (Posco) di Gwamyang, Korea Selatan, meminta agar industri baja Posco didorong untuk membangun pabrik baja terintegrasi dari hulu hingga hilir. Termasuk menghasilkan baja otomotif, baja untuk kendaraan, terutama dipakai di bagian bodi dan eksterior.

"Saya minta Posco jangan tanggung-tanggung. Kita undang Posco membangun juga pabrik baja hulu hingga hilir dan memproduksi baja otomotif yang lebih tipis dan memiliki lebar 1.650 milimeter (mm) sehingga sesuai kebutuhan industri kendaraan bermotor," papar dia.

Langkah Posco, kata dia, juga demi mengejar target yang diharapkan Presiden RI Joko Widodo agar mewujudkan steel champion di Cilegon. Saleh menerangkan, industri baja hulu ke hilir memang memerlukan dana besar.

"Untuk saat ini, harga baja memang turun, tapi kebutuhan baja tidak hanya jangka pendek. Jadi meski dalam kondisi seperti ini, begitu dibangun maka dampaknya jangka panjang," pungkas Saleh.

Lebih lanjut, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan mengharapkan agar pabrik Krakatau Posco menjadi acuan bagi pengembangan industri baja nasional.

Sebagai informasi, Posco di Indonesia telah bermitra dengan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dengan membentuk perusahaan patungan, Krakatau Posco yang mengoperasikan pabrik baja di Cilegon, Banten. Melalui dua tahap, total kapasitas produksi ditargetkan enam juta ton baja per tahun.


(AHL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA