Maroef Kembali Dimintai Keterangan di Kejagung

Lukman Diah Sari    •    Selasa, 08 Dec 2015 11:31 WIB
pencatut nama presiden
Maroef Kembali Dimintai Keterangan di Kejagung
Direktur Utama PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin----Ant/Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejaksaan Agung kembali memanggil Direktur Utama PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Mareof kembali diminta keterangan terkait penyelidikan kasus dugaan pemufakatan jahat yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Amir Yanto menerangkan, Maroef sudah diperiksa sejak pukul 10.00 WIB.

"Ya, Pak Maroef kembali diperiksa," kata Amir di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/12/2015).

Menurut Amir, Maroef telah tiba sejak pukul 09.00 WIB. Pemeriksaan terhadap Maroef dilakukan buat  melengkapi keterangan yang dirasa kurang. Pemanggilan ini adalah yang keempat, setelah Rabu 2 Desember, Kamis 3 Desember dan Jumat dinihari, 4 Desember.

Terkait penyelidikan ini, Kejagung juga sudah meminta keterangan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said pada Senin 7 Desember. Sudirman diperiksa satu jam oleh penyelidik JAM Pidsus.

Penyelidikan ini diungkap sekitar akhir November. Jaksa Agung M. Prasetyo menyebut ada unsur pemufakatan jahat dalam pertemuan antara Setya Novanto, Riza Chalid dan Maroef Sjamsoeddin.

Novanto dan Riza diduga mencatut jabatan presiden dan wakil presiden buat diberi jatah saham PT Freeport Indonesia. Pemufakatan itu diduga melanggar Pasal 15 UU Tindak Pidana Korupsi No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pasal tersebut menyebutkan "Setiap orang yang melakukan percobaan, pembantuan, atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi dipidana yang sama sebagaimana dimaksud Pasal 2, Pasal 3, Pasal 5."


(TII)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA