Bayi Sungsang Bisa Lahir Normal dengan Proses ECV

   •    Selasa, 08 Dec 2015 13:54 WIB
kesehatan
Bayi Sungsang Bisa Lahir Normal dengan Proses ECV
Melahirkan bayi sungsang dengan proses ECV. (Foto:Telegraph.co.uk)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat kelahiran, bayi umumnya keluar dengan bagian kepala terlebih dahulu baru disusul kaki di bagian akhir. Namun, artis Kim Kardashian mengaku anak keduanya saat berada di dalam kandungan berada di posisi sungsang atau kepala di atas dan kaki di bawah.

"Pada minggu ke-37, saya langsung menjalani prosedur versi sefalik eksternal (ECV) agar posisi bayi saya kembali normal. Saya ingin melahirkan secara normal," ujar istri Kanye West tersebut seperti yang dikutip dari situs web miliknya. 

Memang, saat kehamilan berada usia 32 sampai 36 minggu, bayi kerap menetap pada posisi ini. Namun, bila pada minggu ke-37 janin masih sungsang, para dokter pasti langsung menyarankan untuk melakukan ECV.

Namun, ECV bukanlah solusi yang bagus untuk semua calon ibu yang memiliki kendala ini. Sebab menurut dokter Joanne Stone, MD, risiko ECV lebih berbahaya. Seperti memiliki risiko besar akan tali pusat terjepit ataupun bahu dan kepala bayi terjepit di leher rahim. Sebaliknya, Anda direkomendasikan untuk melakukan operasi caesar ketimbang memilih persalinan normal.

Jadi, sebelum memutuskan melakukan ECV, Anda perlu mengetahui bagaimana efek ECV untuk Anda nantinya.

1. ECV bukan pilihan yang aman untuk semua wanita
Ibu harus memenuhi persyaratan medis tertentu sebelum mendapatkan ECV. Contohnya, seperti Anda memiliki cukup cairan di dalam tubuh untuk mengubah posisi sungsang bayi Anda. Bagi Anda yang hamil anak kembar, memiliki diabetes atau kelebihan berat badan, ECV biasanya tidak dianjurkan. 

2. Proses dapat menyakitkan
Kardashian bahkan mengakui proses ECV jauh lebih menyakitkan daripada melahirkan. Secara fisik ini memang memutar bayi Anda yang pastinya akan membuat Anda merasakan sakit perut yang parah. Ada tekanan yang cukup kuat pada bagian perut saat proses ini. 

3. Sebenarnya wanita bisa mengubah posisi janin secara alami
Dengan mengangkat pinggul beberapa saat di siang hari, bermain musik dekat perut atau terapi akupuntur disebut-sebut dapat membalikkan posisi bayi yang sungsang. Sayangnya, belum ada penelitian lebih lanjut akan hal ini. Tapi, tidak ada salahnya mencoba selama kegiatan tersebut aman untuk Anda dan janin. 

4. ECV bisa berhasil 
ECV mungkin bisa Anda lakukan saaat janin berumur 36 minggu. Janin berukuran lebih kecil yang memungkinkan lebih banyak ruang untuk membalikkan posisinya. Dan lagi, ECV juga bisa sukses bagi Anda yang hamil anak kedua atau ketiga dan memiliki otot perut yang lebih fleksibel. (Sumarni/Health)


(LOV)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA