Peringati Hari Antikorupsi, Efek Rumah Kaca Gelar Aksi di Depan Gedung DPR

Anindya Legia Putri    •    Selasa, 08 Dec 2015 16:37 WIB
efek rumah kaca band
Peringati Hari Antikorupsi, Efek Rumah Kaca Gelar Aksi di Depan Gedung DPR
Efek Rumah Kaca (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia P)

Metrotvnews.com, Jakarta: Hari Antikorupsi Internasional jatuh pada 9 Desember. Dalam rangka memeringatinya, Efek Rumah Kaca (ERK) bersama Asosiasi Anti Korupsi Indonesia dan Forum Mafia Indonesia dengan tegas menyuarakan antikorupsi.

Mereka sekaligus meminta agar Ketua DPR Setya Novanto mundur dari kursi jabatannya.

Dalam aksinya yang digelar di depan gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (8/12/2015), ERK menyumbangkan dua lagu, Mosi Tidak Percaya dan Di Udara.

"Acara hari ini adalah salah satu jalan kita untuk menyuarakan antikorupsi. Kita main di depan DPR. Kami melihat sidang Setnov yang diadakan secara tertutup sudah kembali mencoreng nama DPR. Tentu masyarakat menduga hal yang tidak-tidak ketika sidang yang seharusnya dikawal rakyat, tapi malah dilaksanakan secara tertutup," ujar vokalis ERK, Cholil Mahmud.

Tak hanya Cholil, drummer Akbar juga menegaskan bahwa sudah sepatutnya Novanto mendapatkan hukuman berat.

"Ini bukan kali pertama Setnov aman dari kasusnya. Harusnya dia bunuh diri, jangan betah untuk dipermalukan. Dalam seminggu ini harus ada perubahan. Dan kami juga meminta agar Presiden Jokowi  membawa kasus ini ke ranah hukum, " tegas Akbar.

ERK berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertindak tegas dalam menghadapi kasus dugaan pencatutan nama presiden dan wapres yang diduga dilakukan Novanto.

"Saya mau lihat orang Jawa yang galak. Dia saat ini berada di Jakarta, jadi harus tegas. Kalau di Jawa boleh lah gitu (tidak galak). Jokowi harus tunjukkan kekuasaannya. Dan masyarakat harus mengawal agar kejadian seperti ini bisa terselesaikan," ucap Akbar.


(ROS)