Polisi Pantau Keamanan Pilkada Surabaya dari Warkop

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Selasa, 08 Dec 2015 17:54 WIB
pilkada serentak
Polisi Pantau Keamanan Pilkada Surabaya dari Warkop
Polisi sedang berdialog dengan warga di warung kopi memantau situasi keamanan Pilkada Surabaya, Selasa (8/12/2015). Foto: Metrotvnews.com/Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Biasanya polisi memanggul senjata untuk mengamankan situasi. Namun, anggota Polsek Rungkut, Surabaya, punya cara lain. Dalam pengamanan pilkada Surabaya, nongkrong atau cangkruan di warung kopi dijadikan sebagai salah satu kontrol keamanan masyarakat.

Memang ada sebagian anggota polisi yang berjaga ketat menjaga keamanan tempat pemungutan suara (TPS) dengan senjata lengkap. Namun, untuk menyerap aspirasi dan informasi dari masyarakat di kalangan bawah, polisi di Surabaya juga ikut nimbrung di warung kopi.

"Di Surabaya banyak warung kopinya. Banyak juga yang ngopi. Tempat berkumpulnya masyarakat," kata Aiptu Agus Sri Rahardjo, satu di antara anggota Polsek Rungkut, Surabaya, Selasa (8/12/2015).

Menurut Agus, dengan nongkrong di warung kopi otomatis akan bertemu dengan banyak masyarakat. Di situlah akan terjadi interaksi antara polisi dan masyarakat. Informasi seputar pilkada dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat bisa didapatkan dari mereka.

"Saat enjoy, warga secara tak dipaksa akan memberikan informasi kepada kami. Kami juga bertanya-tanya seputar keamanan pilkada dan keamanannya," ujar Agus.

Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat di perkampungan didatangi oleh polisi yang dipelopori Kamtibmas. Para tokoh masyarakat itu juga diminta membantu polisi dalam mengamankan pilkada yang akan digelar Rabu, 9 Desember.

"Semua kami mintai informasi dan kami mintai saran. Terus bekerja sama mengamankan pelaksanaan pilkada hingga selesai," kata Agus.


(UWA)