Muslim di AS Minta Trump Berhenti Lontarkan Tuduhan Negatif

Fajar Nugraha    •    Selasa, 08 Dec 2015 18:53 WIB
amerika serikat
Muslim di AS Minta Trump Berhenti Lontarkan Tuduhan Negatif
Warga Muslim di Amerika Serikat (AS) (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, New York: Muslim di Amerika Serikat (AS) bereaksi atas ucapan Donald Trump untuk melarang masuknya Muslim ke Negeri Paman Sam.

Ucapan miliuner properti itu dilontarkannya saat kampanye Presiden AS dari kubu Partai Republik. Larangan yang dikeluarkan Trump terkait pada peristiwa kekerasan di Paris dan penembakan di San Bernadino, California pekan lalu.

Warga Muslim AS menilai Trump telah menyebarkan kebencian terhadap Muslim kepada warga.

"Dia seperti memberikan jalan kepada banyak orang untuk menyakiti kami," ujar imigran Ahmed Shedeed yang datang ke AS dari Mesir pada 1980, seperti dikutip AFP, Selasa (8/12/2015).

Shedeed yang merupakan Direktur Pusat Islam Jersey City, menuduh Trump jelas-jelas menyebarkan kebencian.

"Saya meminta dia, memohon kepada dia. Ini harus dihentukan, seluruh tuduhan itu. Lihat bagaimana komunitas Muslim menjadi bagian dari mosaik Amerika dan kami adalah bagian dari Amerika. Kami tidak akan pergi!" tegasnya.

Muslim AS saat ini dilanda kekhawatiran. Menurut Shedeed, banyak aksi kekerasan yang diarahkan kepada Muslim. Termasuk seorang perempuan berjilbab yang diludahi, sopir taksi Muslim yang ditembak dari belakang dan potong kepala babi di luar masjid di Philadelphia.

Beberapa jam sebelum Trump melontarkan larangan agar Muslim masuk ke AS, anggota masyarakat meminta jaksa penuntut di New Jersey untuk menganggap serius ancaman terhadap Muslim. The Council on American-Islamic Relations (CAIR) mengaku telah mendokumentasinya rangkaian perusakan, kekerasan dan diskriminasi yang dialami oleh warga Muslim ini.

"(Larangan Muslim masuk AS) ini sangat ceroboh dan tidak menunjukkan sikap Amerika. Donald Trump lebih seperti pemimpin mafia daripada pemimpin bangsa," tutur Direktur CAIR Nihad Awad.

Meskipun data sulit dilacak, Muslim di AS sebagian besar merupakan imigran. Mereka meninggalkan Asia dan Timur Tengah untuk mencari kehidupan lebih baik.

Survei dari Pew Research Center pada 2011, diperkirakan ada sekitar 2,75 juta warga Muslim di AS. Namun komunitas Muslim setempat memperkirakan jumlah mereka justru mencapai dari enam hingga 12 juta.
 


(FJR)

Nasib Praperadilan Novanto

Nasib Praperadilan Novanto

1 hour Ago

Secara materil gugatan praperadilan Novanto gugur sebagaimana disebutkan dalam Pasal 82 Ayat 1 …

BERITA LAINNYA