Dubes Prancis Tegaskan Bersama Rusia Pihaknya Gempur ISIS

   •    Selasa, 08 Dec 2015 20:42 WIB
isis
Dubes Prancis Tegaskan Bersama Rusia Pihaknya Gempur ISIS
Dubes Prancis untuk Indonesia Corrine Breuze (Foto: Fajar Nugraha/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Prancis menjadi negara Barat yang terkena sorotan besar akibat serangan yang dilakukan oleh kelompok militan Islamic State (ISIS).

Tragedi penembakan dan bom bunuh diri yang terjadi di Paris, November lalu, Duta Besar Perancis untuk Indonesia Corrine Breuze menyebutkan pemerintahannya mengambil tindakan. Saat ini negaranya berkordinasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk melakukan penyerangan terhadap ISIS yang di khususkan di Raqqa.

"Kami tingkatkan koordinasi kami untuk hancurkan ISIS khususnya di Raqqa dan kami bekerja sama dengan Presiden Putin untuk melakukannya," ujar Breuze di sebuah forum diskusi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (08/12/2015).

Dalam forum bertemakan 'Evolving Multilateral Coalition Against ISIS' ini, Breuze juga menyebutkan bahwa Suriah merupakan 'penyumbang' teroris terbanyak di dunia. Breuze menegaskan bahwa Prancis saat ini mengerahkan tenaga untuk gempur ISIS disana.

"Kami berusaha sekuat tenaga dan akan melakukan apapun untuk menghancurkan ISIS. Kami juga meningkatkan kerja sama dengan negara lain untuk bertukar informasi guna hancurkan ISIS di Suriah," kata Breuze.

Saat ini Perancis, kata Breuze, tengah mengerahkan enam ribu tenaga tambahan untuk menjaga keamanan baik di dalam, maupun di luar Prancis. Mereka juga mengimbau seluruh negara lawan propaganda yang di selalu dilayangkan ISIS melalui situs dan sosial media.

"Saya berharap banyak negara ikut andil untuk melawan propaganda melalui video atau sosial media yang ISIS layangkan melalui situs jihadis yang semakin lama semakin menjamur," ungkapnya. (Nabila Gita)


(FJR)