Dikenal sebagai Teroris Kaya, Pasokan Dana ISIS Harus Dipotong

   •    Selasa, 08 Dec 2015 20:58 WIB
isis
Dikenal sebagai Teroris Kaya, Pasokan Dana ISIS Harus Dipotong
Diskusi mengenai ISIS di Hotel Borobudur (Foto: Nabila Gita/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Duta Besar Prancis untuk Indonesia Corrine Breuze mengungkapkan bahwa kelompok militan Islamic State (ISIS) adalah teroris kaya.

Kondisi Prancis saat ini menurut Dubes Breuze sudah aman terkendali, pascatragedi penembakan dan bom bunuh diri yang terjadi November lalu.

Dubes Breuze juga mengungkapkan, setelah kejadian tersebut negaranya menetapkan status darurat dan meningkatkan keamanan baik di Paris maupun di daerah-daerah lainnya.

"Kami telah meningkatkan pengamanan di kota Paris dan daerah lainnya. Kami mengerahkan polisi dan tentara untuk berjaga di seluruh kota," ujar Breuze saat ditemu dalam sebuah forum diskusi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, (08/12/2015).

Breuze juga menambahkan, negaranya terus berkoordinasi dengan intel dari banyak negara dalam mengumpulkan informasi untuk melawan ISIS. Mereka juga mengintensifkan tenaga bantuannya di Suriah untuk mengawasai pusat operasi ISIS, yang juga memiliki kilang minyak.

"ISIS itu teroris yang kaya, dan mereka kaya karena penjualan minyak ilegalnya, jadi kita harus potong pasokan dananya tersebut," ucap Dubes Breuze dalam Dalam forum bertemakan 'Evolving Multilateral Coalition Against ISIS' di Hotel Borobudur.

Paris juga meningkatkan keamanannya menjelang acara COP 21 yang dihadiri banyak delegasi dari banyak negara.

"Kami mengerahkan lebih banyak lagi pasukan untuk mengamankan acara COP 21 yang dihadiri banyak negara termasuk Indonesia," ujar dia.

Selain itu, kata Breuze, saat ini Perancis telah menginstal ulang kendali perbatasannya agar visa juga dapat diawasi di setiap perbatasan. Polisi sedang melakukan penyelidikan secara intensif dan mengimbau masyarakat untuk tinggal dirumah dan menunggu keputusan pengadilan dan polisi jika ingin melakukan perjalanan keluar negeri. (Nabila Gita).


(FJR)