DPR Gagal Gelar Paripurna Bahas RUU Pengampunan Pajak dan Revisi UU KPK

M Rodhi Aulia    •    Selasa, 08 Dec 2015 22:02 WIB
dpr
DPR Gagal Gelar Paripurna Bahas RUU Pengampunan Pajak dan Revisi UU KPK
Fahri Hamzah. Foto: Ramdani/MI.

Metrotvnews.com, Jakarta: DPR gagal menyelenggarakan Rapat Paripurna terkait pengambilan keputusan dua Rancangan Undang-undang yang akan dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas tahun 2015, malam ini. Pasalnya peserta rapat tidak mencapai quorum.

Dua RUU tersebut adalah RUU Pengampunan Pajak dan Revisi Undang-undang Komisi Tindak Pidana Korupsi (KPK). Pimpinan Rapat Fahri Hamzah memutuskan rapat paripurna ditunda hingga, Selasa pekan depan.

Fahri memahami penyebab tidak terpenuhinya batas quorum. "Karena besok ada peristiwa yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, yaitu Pilkada serentak di 269 daerah," kata Fahri dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/12/2015).

Anggota DPR yang hadir hanya sebanyak 144 dari 560 anggota. Fahri mengaku, pihaknya sudah memantau sejak Selasa pagi, terkait kemungkinan kehadiran anggota. Namun dari hasil rapat Badan Musyawarah terakhir, rapat paripurna tetap dibuka dan kelanjutannya, melihat persyaratan quorum.

Penundaan paripurna dianggap bijaksana. Fahri berharap paripurna pekan depan, tidak terganggu lagi dengan isu Pilkada. Fahri juga berharap Pilkada serentak ini dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan atau permasalahan yang berarti.

Fahri membantah adanya hubungan antara sidang MKD dengan teradu Ketua DPR Setya Novanto yang membetot perhatian luas dari publik dengan penyebab tidak tercapainya quorum. Fahri juga tidak menjelaskan, penyebab rapat Bamus untuk paripurna malam ini, yang sempat tertunda dua kali.

Anggota Komisi II Yandri Susanto mengungkapkan, banyak Anggota DPR yang berkunjung ke daerah. Kunjungan itu dimaksudkan untuk memantau perhelatan Pilkada serentak, Rabu, 9 Desember 2015.

Dari penulusuran Metrotvnews.com, berikut jumlah Anggota DPR dari masing-masing fraksi yang mengajukan izin secara resmi tidak menghadiri paripurna malam ini.

1. Fraksi PDI Perjuangan, izin 28 dari 109 anggota.

2. Fraksi Golkar, izin 14 dari 91 anggota.

3. Fraksi Gerindra, izin 28 dari 73 anggota.

4. Fraksi Demokrat, izin 24, sakit 1 dari 61 anggota.

5. Fraksi PAN, izin 13 dari 48 anggota.

6. Fraksi PKB, izin 22 dari 47 anggota.

7. Fraksi PKS, izin 13 orang dari 40 anggota.

8. Fraksi PPP, izin 14 dari 39 anggota.

9. Fraksi NasDem, izin 17 dari 36 anggota

10. Fraksi Hanura, izin 11 dari 16 anggota.


(AZF)