53 WNI yang Tergabung ISIS Tewas Tertembak

   •    Selasa, 08 Dec 2015 22:02 WIB
isis
53 WNI yang Tergabung ISIS Tewas Tertembak
Kepala BNPT Saud Usman Nasution (Foto: MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Saud Usman Nasution, menyebutkan bahwa 53 warga negara Indonesia (WNI)yang tergabung dalam ISIS telah tewas tertembak di Suriah.

"WNI yang sudah meninggal tertembak di Suriah sudah ada 53 orang dan korban bom bunuh diri ada empat orang," ujar Saud, saat ditemui dalam sebuah forum diskusi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, (08/12/2015).

Banyak WNI menurutnya yang tergiur akan pekerjaan dan gaji besar yang ditawarkan ISIS sebagai supir tank atau bekerja di ladang minyak. Namun pada kenyataannya mereka terlantar di sana dan mengalami kendala bahasa, maka banyak dari mereka yang memutuskan untuk kembali.

"Menurut data kepolisian, ada 800 WNI yang sudah tergabung dengan ISIS dan 169 telah dipulangkan melalui Turki," sebut Saud di diskusi yang diadakan Foreign Policy Community of Indonesia bertemakan 'Evolving Multilateral Coalition Against ISIS' di Hotel Borobudur.

Saud juga mengungkapkan bahwa Bom Bali 2 adalah cikal bakal terbuatnya ISIS, hal itu terjadi sebagai balas dendam atas serangan yang dilakukan AS di Baghdad.

Saat ini, kata Saud, Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan melakukan pendekatan terhadap para calon anggota teroris dan mantan anggota teroris dengan menggunakan pendekatan secara halus.

"Pengidentifikasian latar belakang, rehabilitasi dan melakukan pengecekan mental, dipercaya dapat merebut hati mereka agar dapat memberi informasi terkait sindikat terorisnya," imbuh Saud.

Lebih lanjut Saud menambahkan, bagi mantan anggota, mereka dapat diberikan dukungan pendidikan dan pekerjaan serta mengembalikan nama baik mereka di tengah masyarakat. (Nabila Gita)
 


(FJR)