Mendagri: Pilkada di 5 Tempat Ditunda 14 Hari

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 09 Dec 2015 10:37 WIB
pilkada serentak
Mendagri: Pilkada di 5 Tempat Ditunda 14 Hari
Mendagri Tjahjo Kumolo----MTVN/Whisnu

Metrotvnews.com, Tangerang Selatan: Lima daerah batal ikut pilkada serentak pada 9 Desember, hari ini. Kelima daerah tersebut masih menghadapi masalah terkait sengketa calon kepala daerah.

Sesuai aturan undang-undang, pelaksanaan pilkada harus ditunda 21 hari. Tapi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghendaki, penundaan dilakukan 14 hari.

"Supaya penghitungan suara bisa serentak," kata Tjahjo seusai meninjau Tempat Pemungutan Suara 17 di Perumahan Narada Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten.

Menurut dia, penundaan adalah hal yang wajar. Sebab, penundaan diakibatkan masalah hukum. Dia menyebut, KPU selaku penyelenggara pemilu harus mentaati prosedur hukum yang terjadi.

"Ini bukan salah KPU. Ini masalah hukum," jelas dia.

Kemarin, KPU memutuskan untuk menunda pelaksanaan pilkada serentak di lima daerah. Dengan penundaan itu, pilkada serentak yang awalnya direncanakan diikuti 269 daerah pada 9 Desember menjadi tidak bisa terwujud.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengungkapkan penundaan tersebut dilakukan karena menjelang hari pemungutan suara terdapat putusan PTTUN yang menunda atau membatalkan surat keputusan KPU yang membatalkan kepesertaan pasangan calon. Putusan PTTUN tersebut mengakibatkan ketidakpastian pasangan calon yang akan mengikuti pilkada.

Adapun lima daerah itu ialah Provinsi Kalimantan Tengah untuk pemilihan gubernur, Kabupaten Fakfak (Papua Barat) yang sudah mendapatkan putusan akhir dari PTTUN, Kota Manado (Sulut), Pematang Siantar (Sumut), dan Simalungun (Sumut) yang mendapatkan putusan sela dari PTTUN.
 


(TII)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

13 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA