Komentar Cabup Malang dari Golkar atas Kasus Novanto

Miski    •    Rabu, 09 Dec 2015 12:26 WIB
pilkada serentak
Komentar Cabup Malang dari Golkar atas Kasus Novanto
Deklarasi damai para calon pemimpin Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. (Metrotvnews.com/Aditya Mahatva Yodha)

Metrotvnews.com, Malang: Calon Bupati  Malang, Jawa Timur, dari Partai Golkar, Rendra Kresna, menilai kasus yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto, tidak berdampak pada pilkada. Figur calon lebih menentukan ketimbang asal partai.

Malah, Rendra menilai kasus tersebut terjadi di pusat. Sedangkan di daerah, tidak ada sangkut pautnya. Apabila dikaitkan dengan di daerah, kata Rendra, justru salah kaprah.

"Masyarakat memilih atas figur dan track record calon, bukan dari partai mana," jelasnya, usai menggunakan hak pilihnya, Rabu (9/12/2015).

Ia berharap, kasus 'papa minta saham' segera diselesaikan dengan cara politik maupun proses hukum. Agar masyarakat tidak semakin jengah atas perilaku pejabat negara.

"Kabupaten Malang akan punya pemimpin baik, jika masyarakat tidak salah memilih," ujar calon petahana yang berpasangan dengan Sanusi itu.

Pilkada Kabupaten Malang diikuti tiga pasangan calon. Mereka adalah Rendra-Sanusi yang diusung Partai Golkar, PKB, Partai NasDem, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera.

Pasangan lainnya adalah Dewanti-Masrifah yang didukkung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dewanti merupakan istri Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Sedangkan Masrifah, merupakan Ketua Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang.

Kontestan terakhir, adalah pasangan Nurcholis-Mufidz. Pasangan ini muncul dari jalur perseorangan.


(SAN)