Pilkada Surabaya

Sensasi Nyoblos di TPS Unik Gaya Klasik

Amaluddin    •    Rabu, 09 Dec 2015 13:30 WIB
pilkada serentak
Sensasi <i>Nyoblos</i> di TPS Unik Gaya Klasik
Foto: TPS unik gaya klasik di TPS 11 Kelurahan Pulosari 3K, Kecamatan Gunung Sari, Kota Surabaya‎, Jawa Timur/MTVN_Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: ‎Ada yang unik dari pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 11 RT 02 RW 07 Kelurahan Pulosari 3K, Kecamatan Gunung Sari, Kota Surabaya‎, Jawa Timur, ini. Selain ala koboi, tiga sepeda motor klasik disulap jadi bilik suara di TPS 11.

Dua motor klasik merek Honda C70 dan satu motor lainnya jenis BSA keluaran 1962 disulap menjadi bilik suara. Pantaun Metrotvnews.com, TPS nuansa klasik ini lengkap dengan pernak-pernik lainnya, seperti gerobak bekas, jerami, dan dua roda kayu berukuran besar.

Setelah menerima kertas suara dari petugas pemungutan suara (PPS), pemilih langsung mencoblos bilik suara di atas motor klasik itu. Usai memasukkan kertas suara ke kotak suara, pemilih langsung mencelupkan jari ke tinta yang telah disediakan oleh panitia.

Untuk menambah kemeriahan suasana TPS, juga diiringi alunan musik organ tunggal. Para pemilih bisa menyumbangkan lagu di sela-sela menunggu antrian. Selain lagu-lagu berirama country, organ tunggal itu juga mengalunkan musik dangdut yang akrab dengan warga.

Anggota PPS Agus Haryanto mengaku menyiapkan dekorasi TPS sehari sebelum pemilihan. Semua property yang digunakan adalah hasil swadaya warga di RT 02 termasuk tiga motor klasik tersebut. "Semua hasil Swadaya warga. Motor klasik itu dipinjami oleh warga. Kadang kita juga patungan untuk membeli pernak-pernik lainnya," kata Agus, saat ditemui Metrotvnews.com, Rabu (9/12/2015).

(Foto: Sejumlah PPS mengenakan pakaian ala koboi di TPS 11 Gunung Sari, Surabaya/MTVN_Amaluddin)

"Kami sudah biasa kaya gini, karena setiap event pemilihan sudah sering menggunakan kostum-kostum yang unik," kata Agus, di lokasi TPS 11 Gunung Sari, Surabaya, Rabu (9/12/2015).

Selain usulan warga, kata Agus, dengan menggunakan kostum unik itu untuk menarik perhatian masyarakat, sehingga datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

"Tujuan agar TPS ini ramai dan warga datang untuk memberikan hak pilih. Dengan gaya ini, kami optimis 80 persen pemilih akan nyoblos," kata dia.

Andi Masbuhen, salah satu warga Pulosari, Kecamatan Gunung Sari mengaku ingin berlama-lama berada di TPS. Alasannya, dengan gaya ala koboi itu seakan membuat pemilih kagum. "Lucu gimana gitu, soalnya ini kan pilkada, sementara pakaiannya keren abis. Pokoknya top," kata pemuda 28 tahun, itu.

Pantauan di lokasi, sejak dibuka pukul 07 WIB, TPS unik ini sudah ramai pemilih. Di TPS itu terdapat 655 DPT terdiri dari 310 pemilih laki-laki dan 345 pemilih perempuan.




(TTD)