Generasi Muda Golkar Desak Setya Novanto Mundur

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 09 Dec 2015 13:46 WIB
pencatut nama presiden
Generasi Muda Golkar Desak Setya Novanto Mundur
Generasi Muda Golkar desak Setya Novanto mundur. Foto: MTVM/M. Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Generasi Muda Partai Golkar mendesak Setya Novanto mundur dari jabatan Ketua DPR. Novanto dianggap mencoreng nama baik Golkar.

Juru Bicara Generasi Muda Partai Golkar Andi Sinulingga mengatakan upaya Novanto meminta saham PT Freeport Indonesia merupakan pelanggaran serius atas sumpah jabatan. "Kami malu atas perilaku kader Golkar (Novanto)," kata Andi di kawasan Blok S, Jakarta Selatan, Rabu (9/12/2015).

Mendengar rekaman yang diputar di sidang Mahkamah Kehormatan Dewan, ia menilai, pembicaraan Novanto saat bertemu Presiden Direktur PT FI Maroef Sjamsoeddin merupakan perbuatan tidak terpuji.

Andi mengatakan, bila Novanto suka rela meletakkan jabatan sama saja membangun tradisi kepemimpinan yang bermartabat. Ia meminta Novanto mencontoh Ketua DPR Australia Bronwyn Bishop yang mundur setelah tiga minggu didesak.

Padahal kesalahan Bishop, hanya menggunakan uang negara Rp50 juta, untuk kepentingan partai. "Uang itu juga sudah diganti, tapi karena punya moral yang tinggi, dia mundur," ujar dia.

Andi mendesak pimpinan Golkar mengambil sanksi tegas untuk Novanto. Sanksi diharapkan sebagai bentuk perwujudan janji bahwa suara Golkar adalah suara rakyat dan menjunjung tinggi etika, kepatutan dan kehormatan bagi setiap pejabat di negara ini.

Generasi Muda Golkar terdiri dari Dave Laksono, Ace Hasan Sadzily, Sirajuddin Abdul Wahab, Neil Iskandar, Mirwan MZ Vauly, Syamsul Rizal, Mukhtaruddin, Vasco Ruseimy, Ahmad Doli Kurnia, dan Andi Sinulingga.


(TRK)