JK: Kerja Sama BPK Antarnegara Kurangi Risiko Korupsi

   •    Rabu, 09 Dec 2015 13:47 WIB
bpk
JK: Kerja Sama BPK Antarnegara Kurangi Risiko Korupsi
Wapres Jusuf Kalla. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kerja sama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) antarnegara dapat mengurangi risiko penyelundupan dan korupsi antarnegara.

"Saya harapkan kerja sama ini dapat mengurangi risiko daripada penyelundupan dan kejahatan white collar antarnegara yang terjadi selama ini," kata Wapres di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (9/12/2015).

Wapres mengatakan hal tersebut saat membuka pertemuan BPK dan auditor keuangan yang bernama INTOSAI Development Initiative-Asian Organization of Supreme Audit Instituations (IDI ASOSAI) Meeting With SAI Management and Key Stakeholders.

Pria yang akrab disapa JK tersebut mengatakan, saat ini teknologi semakin canggih dan anggaran negara semakin besar maka pengetahuan para auditor BPK harus lebih baik lagi.

"Kalau orang korupsi lebih pintar daripada BPK, bahaya ini. Karena itu perlu peningkatan kapasitas dari seluruh institusi untuk mengimbangi masalah-masalah negara. Juga dibutuhkan kerja sama antarnegara karena kejahatan antarnegara lebih banyak terjadi," katanya.

Menurut JK, Indonesia mempunyai banyak pengalaman dengan negara lain di mana orang-orang Indonesia yang mempunyai kekayaan yang diperoleh dengan cara tidak wajar, menyembunyikan kekayaan di negara lain dan tidak bisa dideteksi sehingga merugikan rakyat.

"Dengan kerja sama ini, hal-hal itu lebih dimudahkan. Masing-masing negara dapat terbuka sehingga dapat dilindungi dari malpraktek atau orang-orang yang mau merugikan negara masing-masing," tambah Wapres.

Dia berharap pertemuan tersebut akan meningkatkan pengetahuan dari auditor masing-masing negara untuk mengimbangi cara-cara yang ingin merugikan negara dari masalah korupsi atau malpraktik keuangan.

"Saya bilang tadi bagaimana ada akses ke BPK-BPK lain. Orang korupsi di Indonesia, lalu bawa uang ke luar negeri, ya mestinya BPK di sana bisa periksa itu, kerja sama dengan BPK kita," ujarnya.

International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) merupakan perhimpunan lembaga pemeriksa sedunia yang terdiri atas berbagai badan antara lain sekretariat jenderal, komite INTOSAI dan kelompok kerja, INTOSAI regional, serta IDI (INTOSAI Development Initiative).

INTOSAI bergerak dalam pengembangan kapasitas lembaga pemeriksa yang antara lain dilakukan melalui pertukaran pengalaman serta informasi dalam hal pemeriksaan dan evaluasi.

IDI (INTOSAI Development Initiative) bagian dari INTOSAI yang merupakan organisasi swadaya,dengan tujuan membangun kapasitas lembaga pemeriksa/SAI (Supreme Audit Institution) di negara berkembang melalui dasar kebutuhan, serta program pembangunan yang terkoordinasi di dalam organisasi INTOSAI untuk menghadapi kebutuhan para stakeholders.

Sedangkan ASOSAI (Asian Organization of Supreme Audit Institutions) merupakan asosiasi lembaga pemeriksa di kawasan Asia, yang juga merupakan salah satu regional grup INTOSAI.


(AHL)