Pemilih di TPS Ini Dilayani Rider Motor Trail

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 09 Dec 2015 14:14 WIB
pilkada serentak
Pemilih di TPS Ini Dilayani <i>Rider</i> Motor Trail
Petugas KPPS menggunakan seragam motor trail saat membantu warga setempat menyalurkan hak pilihnya. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Beragam cara dilakukan KPPS untuk menarik minat warga agar bersemangat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya pada ajang Pilkada serentak, Rabu, 9 Desember. Di TPS 33 Sragan, Trirenggo, Bantul, DI Yogyakarta, sebanyak sembilan KPPS menggunakan seragam motor trail dengan hiasan sekitar lima motor trail di sekitar TPS.

Ketua KPPS TPS 33 Sragan, Trirenggo, Andri Aprianto mengatakan pihaknya ingin meninggalkan kesan kaku dengan tidak memakai pakaian resmi. Menurutnya, konsep dengan pakaian motor trail agar menjadi menarik warga untuk datang ke TPS.

"Konsep ini ingin mengubah suasana yang biasanya formal, biasanya resmi agar menjadi rileks," kata Andri saat ditemui di TPS 33 Sragan, Trirenggo.

Hobi KPPS yang sebagian besar bermain motor trail menjadi alasan pemilihan konsep itu. Menurut dia, salah satu jenis olahraga itu mengandung makna sportivitas. "Artinya, ajang Pilkada juga harus berjalan sportif," ujarnya. 

Andri mengklaim di wilayah TPS 33 Sragan tidak terjadi politik uang. Baginya, hal itu bisa dilihat dari suasana warga yang tampak tenang dan tak timbul konflik sosial. "Jika ada politik uang, gap-nya kentara, tapi ini tidak," ucapnya.

Andri mengaku yakin dari DPT 286 bisa sebagian besar menggunakan hak pilih. Ia mempersentasekan TPS yang menjadi lokasi pemilihan RT 6 dan 7 Sragan itu bisa menarik 90 persen warga untuk datang ke TPS. 

Pantauan Metrotvnews.com sekitar pukul 10.40 WIB, TPS tersebut tidak begitu ramai. "Tadi sebelum ini ramai warga yang menggunakan hak pilih," kata dia.

Muzaini, 56, warga RT 07 Sragan mengakui cukup tertarik dengan konsep itu. Lebih dari itu, apapun konsep yang ada di TPS, ia berharap pilkada serentak di Bantul bisa menghasilkan pemimpin yang memperjuangkan rakyat.

"Harapannya bisa menghasilkan  pemimpin yang bisa memeratakan kesejahteraan masyarakat, pendidikan bisa gratis hingga SMA, dan kesehatan bisa dirasakan setiap warga. Siapa pun yang jadi harapannya sama. Tapi juga terserah rakyat," kata Muzaini.


(UWA)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

20 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA